12 Februari 2013

Abraham Lincoln Tokoh Pejuang Demokrasi


Abraham Lincoln adalah seorang pelopor yang menantang adanya perbudakan di Amerika. Ia merupakan Presiden Amerika Serikat yang ke-16. Beliau dikenang jasa-jasanya karena telah menghapus perbudakan di Amerika, serta mempertahankan persatuan bangsa, dan menghapuskan perbudakan. 


Kehidupan 

Abraham Lincoln lahir pada 12 Febryari 1809, di sebuah gubuk kecil di Kentucky, Amerika Serikat. Orang tuanya miskin dan tidak berpendidikan. Ayahnya bekerja sebagai seorang petani. Lincoln sendiri hanya mengecap pendidikan selama kira-kira setahun, tetapi dalam waktu singkat ia dapat membaca, menulis dan berhitung. 

Kehidupannya penuh dengan kesulitan, namun beliau telah mengenal apa itu kemerdekaan dan perdamaian saat kecil. Beliau yakin bahwa semua orang memiliki hak untuk hidup merdeka dan damai. Lincoln memiliki kekurangan dalam hal bicara yaitu jika berbicara ia tersendat-sendat atau biasa disebut gagap. Ibunya khawatir akan masa depannya karena kegagapannya ini. Walau begitu Lincoln tumbuh menjadi pemuda yang sangat sadar akan kebenaran. 

Pada tahun 1828, ketika ia menyewa kapal angkut untuk mengantarkan barang ke pelabuhan di New Orleans untuk pertama kalinya ia melihat penjualan budak-budak. Ia berkata kepada dirinya sendiri bahwa suatu saat ia harus bisa menghapus perbudakan ini. 

Di Amerika sendiri ada perbedaan besar dalam hal filosofi, ekonomi, dan politik antara wilayah Utara dengan Selatan. Orang wilayah Utara lebih modern pemikirannya, namun mereka miskin. Sedangkan orang wilayah Selatan terdiri dari kaum bangsawan dan kaya-raya, mereka terdiri dari tuan tanah yang sangat mengandalkan budak berkulit hitam untuk mengolah lahannya. 

Suatu hari ketika ia sedang beribadah di gereja, ia mendengar pendeta berkata, ”Allah memberi peluang yang sama kepada semua manusia.” Lincoln tertegun mendengar perkataan pendeta tersebut tersebut, ia pun terksean. Mulai saat itu Lincoln mempunyai kemauan untuk melatih bicaranya yang gagap menjadi lancar agar bisa membuat orang terpesona, karena dari pandai berorasi itulah ide dan pemikirannya bisa sampai dan mendapat dukungan orang banyak terutama tentang kebenaran. Maka setiap kali ada orang berpidato di gereja atau di sosial masyarakat, ia selalu memperhatikan dan mempelajarinya. 


Perjalanan Karier 

Pada saat muda, Abraham Lincoln bekerja dalam berbagai bidang hukum. Ia pernah bekerja sebagai pembelah kayu pagar, menjadi tentara, menjadi kelasi di kapal-kapal sungai, juru tulis, mengurus kedai, kepala kantor pos, dan akhirnya menjadi pengacara. 

Saat ia tumbuh dewasa ia berusaha keras untuk menambah pengetahuannya. Ia memanfaatkan waktu dengan baik dengan membaca semua buku yang dapat dibacanya, akhirnya ia berhasil menjadi ahli hukum pada usia 28 tahun. 

Saat Lincoln menjadi pengacara ia berhasil menjadi pengacara terkenal sesuai dengan keinginannya. Ia sering memenangkan kasus yang membela kaum lemah dan kaum yang benar. Ia menjadi pribadi yang sangat dinamis, cerdas serta sangat lancar dalam berbicara berbeda dengan Lincoln pada waktu itu yang masih kesulitan dalam berbicara. 


Dunia Politik 

Ia memasuki dunia politik pada tahun 1832 saat ia berusia 23 tahun. Ketika itu ia berusaha untuk dipilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah negara bagian Illinois, di bagian barat-tengah Amerika. Namun ia kalah dalam pemilihan, dua tahun kemudan ia berusaha kembali dan menang. Setelah itu,ia dipilih tiga kali berturut-turut setelahnya. 

Lincoln memegang teguh perkataannya pasa saat itu, yaitu membebaskan perbudakan. Selama masa jabatannya di parlemen ia memperjuangkan untuk membebaskan perbudakan yang terjadi di wilayah Selatan. Namun, Lincoln mendapat perlawanan keras dari perwakilan pihak Selatan yang merupakan daerah yang melakukan tindakan perbudakan. 

Para perwakilan dari Selatan berpendapat bahwa budak-budak itu adalah milik mereka, jika budak dihapus sama saja merampas hak-hak mereka. Walaupun begitu Lincoln tetap tegar dengan pendiriannya. Baginya argumen mereka itu hanya mengada-ada saja, bagaimana mungkin manusia disamakan dengan barang, dan dijadikan aset. Lincoln sangat tidak setuju dengan argumen mereka tersebut. 


Perdebatan Antara Lincoln dengan Douglas 

Pada tahun 1850-an, perbudakan masih legal di Amerika Serikat bagian selatan, namun telah umumnya dilarang di negara bagian utara, termasuk Illinois, yang asli 1818 Konstitusi melarang perbudakan, seperti yang dipersyaratkan oleh Northwest Ordonansi. 

Senator Senior Stephen A. Douglas of Illinois telah dimasukkan kedaulatan rakyat dalam Undang-Undang. Penyediaan Douglas, yang menentang Lincoln, pemukim tertentu memiliki hak untuk menentukan lokal apakah akan mengizinkan perbudakan di wilayah AS yang baru, daripada memiliki keputusan seperti dibatasi oleh Kongres nasional. 


Menjadi Presiden Amerika Serikat ke 16

Linconl mencalonkan diri sebagai Presiden. Pada tanggal 6 November 1860, Lincoln terpilih sebagai presiden ke-16 Amerika Serikat, mengalahkan Demokrat Stephen A. Douglas, John C. Breckinridge dari Demokrat Selatan, dan John Bell Uni Partai Konstitusi baru. 

Ia adalah presiden pertama dari Partai Republik. Kemenangannya ini ia dapat karena mendapat kekuatan dukungan di wilayah Utara dan Barat, tidak ada suara yang dilemparkan untuknya di 10 dari 15 negara budak Selatan, dan dia memenangkan hanya dua dari 996 kabupaten di seluruh negara-negara Selatan. Warga Selatan banyak yang tidak mengakui bahwa Lincoln sebagai presiden Amerika Serikat. 

Satu bulan menjabat sebagai presiden, terjadi persitiwa perang saudara Amerika antara negara-negara bagian di Utara dan negara-negara bagian di Selatan pecah. Walaupun ia membenci perang, Presiden Lincoln menerimanya sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan persatuan negara. 

Pada pertengahan perang saudara, Presiden Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi Pembebasan yang mengubah hidup orang banyak di Amerika. Proklamasi tersebut menyatakan semua budak belian di negara-negara bagian ataupun daerah-daerah negara-negara bagian yang melawan Amerika Serikat akan bebas mulai 1 Januari 1863. 

Proklamasi itu mencetuskan semangat semua orang yang memperjuangkan kebebasan, dan menjadi pendorong ke arah penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat. Perang sipil akhirnya dimenangkan oleh pihak utara. Sehingga membuat pihak selatan akhirnya harus tunduk dibawah kepemimpinan Lincoln. 

Pada tahun 1864, Abraham Lincoln dipilih kembali menjadi presiden Amerika Serikat. Dalam merencanakan perdamaian Presiden Abraham Lincoln bersifat fleksibel dan bermurah hati. Semangat menjadi pedomannya jelas serupa dengan semangat pidato pelantikannya yang kedua. 


Meninggal Dunia 

Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika Serikat yang ke-16, menjabat sejak 4 Maret 1861 dan menjadi Presiden di Amerika Serikat sebanyak 2 kali hingga terjadi peristiwa pembunuhannya. 

Saat sedang menyaksikan teater bersama istrinya di teater Ford, Washington, Amerika Serikat. Presiden Lincoln ditembak oleh seorang bernama John Wilkes Booth, pada 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya tanggal 15 April 1865 pada usia 56 tahun. 

Pembunuhnya, John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara. 

Beberapa klaim berlimpah bahwa kesehatan Lincoln menurun sebelum pembunuhan itu. Ini seringkali didasarkan pada foto-foto muncul untuk menunjukkan penurunan berat badan dan wasting otot. Salah satu klaim tersebut adalah bahwa ia menderita gangguan genetik langka MEN2b, yang memanifestasikan dengan karsinoma tiroid meduler, neuroma mukosa dan penampilan Marfinoid. 

Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, AS dan dikenang Amerika dan dunia sebagai pejuang demokrasi karena jasa-jasanya. 


Abraham Lincoln/Quotes

Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man's character, give him power.

Most folks are about as happy as they make up their minds to be.

And in the end, it's not the years in your life that count. It's the life in your years.

Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other.

You can fool some of the people all of the time, and all of the people some of the time, but you can not fool all of the people all of the time.

A house divided against itself cannot stand.

Better to remain silent and be thought a fool than to speak out and remove all doubt.

Whatever you are, be a good one.

Character is like a tree and reputation like a shadow. The shadow is what we think of it; the tree is the real thing.

Those who deny freedom to others deserve it not for themselves.

18 Januari 2013

Mimpi Soekarno Pindahkan Ibukota ke Palangka Raya

Presiden Soekarno

Jakarta sebagai ibu kota negara kini sudah tidak ideal lagi. Kota ini menyimpan segudang masalah. Mulai dari kemacetan akut, kepadatan penduduk, pembangunan tak terencana hingga banjir yang selalu mengintai jika musim hujan datang. Presiden Soekarno pada tahun 1950-an sudah meramalkan Jakarta akan tumbuh tak terkendali. Soekarno dulu punya mimpi memindahkan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.


Banjir di Jakarta

Mengapa Palangka Raya? Ada beberapa pertimbangan Soekarno. Pertama Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia dan letaknya di tengah-tengah gugus pulau Indonesia. Kedua menghilangkan sentralistik Jawa. Selain itu, pembangunan di Jakarta dan Jawa adalah konsep peninggalan Belanda. Soekarno ingin membangun sebuah ibu kota dengan konsepnya sendiri. Bukan peninggalan penjajah, tapi sesuatu yang orisinil.

"Jadikanlah Kota Palangka Raya sebagai modal dan model," ujar Soekarno saat pertama kali menancapkan tonggak pembangunan kota ini 17 Juli 1957.

Satu hal lagi, seperti Jakarta yang punya Ciliwung, Palangka Raya juga punya punya sungai Kahayan. Soekarno ingin memadukan konsep transportasi sungai dan jalan raya, seperti di negara-negara lain. Soekarno juga ingin Kahayan secantik sungai-sungai di Eropa. Di mana warga dapat bersantai dan menikmati keindahan kota yang dialiri sungai.

"Janganlah membangun bangunan di sepanjang tepi Sungai Kahayan. Lahan di sepanjang tepi sungai tersebut, hendaknya diperuntukkan bagi taman sehingga pada malam yang terlihat hanyalah kerlap-kerlip lampu indah pada saat orang melewati sungai tersebut," kata Soekarno.


Peta Provinsi Kalimantan Tengah

Untuk mewujudkan ide itu Soekarno bekerjasama dengan Uni Soviet. Para insinyur dari Rusia pun didatangkan untuk membangun jalan raya di lahan gambut. Pembangunan ini berjalan dengan baik. Tapi seiiring dengan terpuruknya perekonomian Indonesia di awal 60an, pembangunan Palangka Raya terhambat. Puncaknya pasca 1965, Soekarno dilengserkan. Soeharto tak ingin melanjutkan rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan. Jawa kembali jadi sentral semua segi kehidupan.

Kini Jakarta makin semrawut, sementara pembangunan di Palangka Raya berjalan lambat. Hampir tak ada tanda kota ini pernah akan menjadi ibukota Republik Indonesia yang megah. Hanya sebuah monumen berdiri menjadi pengingat Soekarno pernah punya mimpi besar memindahkan ibukota ke Palangka Raya.

28 Desember 2012

Linus Torvalds Pendiri Linux


Linus Benedict Torvalds adalah rekayasawan perangkat lunak berasal dari Finlandia yang dikenal sebagai perintis pengembangan Kernel Linux, sebuah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.

Linus Torvalds lahir di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. Ia kuliah di University of Helsinki pada tahun 1988, lulus dengan gelar master dalam ilmu komputer dari kelompok riset node. Karier akademisnya terputus setelah tahun pertama studi saat mengikuti Finlandia Army, memilih 11 bulan Program pelatihan petugas untuk memenuhi wajib militer Finlandia. Dalam tentara ia berpangkat letnan dua, dengan peran petugas perhitungan balistik. 

Pada tahun 1990, ia melanjutkan studi di universitas Helsinski. Disana ia mulai mengenal pemrograman C. Untuk lebih memperdalam ilmunya, Linus membeli sebuah komputer yang pada saat itu menggunakan MS-DOS buatan Microsoft sebagai sistem operasinya. Tapi, saat itu Linus justru lebih tertarik pada komputer milik universitasnya yang menggunakan sistem operasi UNIX dan mengenal UNIX untuk pertama kalinya. Ia mencoba untuk mengembangkan sistem operasi yang memadai untuk PC UNIX.

Selama berbulan-bulan Linus dan temannya Lars Wirzenius mempelajarinya. Tapi mereka hanya bisa melakukannya di kampus. Ia akhirnya mulai melirik Minix, klon Unix yang dapat berjalan di PC, untuk membantunya memperdalam pemahaman mengenai Unix. Buku yang ia pesan Operating System, karya Andre Tannenbaum, yang berisi latihan penulisan sistem operasi, juga menyertakan Minix sebagai bahan latihanya.

Linux terinsipirasi oleh Minix (sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan sistem operasi mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada sebuah PC.

Pada bulan April 1991 saat berusia 21 tahun, Linus Torvalds mulai memikirkan sesuatu ide sederhana untuk suatu Sistem Operasi. Ia memulai dengan task switcher dalam Bahasa Rakitan x86 pada Intel 80386 dan sebuah driver Terminal. Ia membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket melalui internet. 

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka (open source).

Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di Mailing List Linux Kernel. Pengembang dan Pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai Sistem Operasi baru. Kernel Linux telah menerima kontribusi dari ribuan programmer. Banyak Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux.

Programmer dari berbagai dunia ikut bergotong royong untuk memperbaiki Linux. Linus secara bertahap menyortir semua itu dan menyatukannya menjadi rilis terbaru Linux. Apa yang dikerjakan Linus belumlah bisa disebut sistem operasi yang lengkap, karena yang ia bangun hanyalah kernel dari sistem operasi. Agar bisa benar-benar berfungsi, orang memerlukan program-program lainnya seperti shell, compiler, library, dan sebaginya. Dan Linus menunjuk software berbendera GNU sebagai aplikasi yang sering ia pakai dengan Linux.

Pada saat yang sama Richard Stallman dan Free Software Foundation-nya memang tengah menyusun sebuah sistem operasi lengkap yang mirip dengan Unix, namun gratis. Mereka namakan proyeknya sebagai GNU (GNU’s not Unix). Berbeda dengan Linux, sejak 1984 mereka mulai dengan menyusun berbagai aplikasi dan library-nya dulu. Sementara kernelnya sendiri.

Pemakai software GNU menginstal Linux dan menyatukannya dengan software GNU. Bagi Stallman, ini sebuah keajaiban yang menolongnya dalam perjuangan free software yang digagasnya. Mimpinya akan free software yang mandiri terwujud berkat Linux. Begitulah sistem operasi GNU/Linux lahir.

Karena keterbukaan pada source codenya, banyak kelompok pengembang yang ikut memperbaiki segala fiturnya. Salah satu hasilnya yaitu adanya perubahan dari sistem operasi GNU/Linux yang sebelumnya sulit dalam penggunaannya menjadi user friendly. Semua itu dimungkinkan berkat adanya berbagai macam desktop yang ada di GNU/Linux seperti KDE, GNOME, Cinnamon, dan lain-lain. Berkat mempunyai berbagai ragam interface ini, tampilan desktop Linux lebih menarik dan mampu mengubah persepsi dunia tentang GNU/Linux.

Ketika mulai diperkenalkan, sistem operasi Linux tidak mempunyai logo. Para pengembang bertanya-tanya dan mengusulkan agar Linux diberi logo sebagai identitasnya. Kemudian terpilihlah penguin Tux (Torvalds Unix) sebagai logonya. Logo itu dirancang oleh seniman Larry Ewing. 

Terpilihnya logo penguin berdasarkan pengalaman Linus pada waktu berlibur, ia pergi ke daerah selatan. Disana dia bertemu seekor penguin yang menggigit jarinya. Kejadian lucu ini merupakan awal terpilihnya penguin sebagai logo sistem operasi ciptaannya.

Linus Torvalds sama sekali tidak menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai miliaran dolar di kemudian hari. Ia bahkan tidak menduga Linux kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.

Menurut Linus, apa yang dilakukannya hanyalah untuk berbagi. Berbeda dengan Richard M Stallman yang fanatik dengan konsep free software, Linus hanya menekankan sisi keterbukaan (open), tidaak peduli apakah kemudian dalam suatu sistem operasi bercampur software free dan proprietery.

Perkembangan Linux tidak terlepas dari dukungan GNU sehingga software/program gratis dan open source banyak tersedia di sistem Linux. GNU diperjuangkan oleh Richard Stallman. Stallman dan Linux Torvalds telah berjasa bagi dunia teknologi.

Linus tinggal bersama istri dan 3 anaknya di sebuah bukit di desa di Portland, Oregon, USA, berdekatan dengan markas Open Source Development Labs. Organisasi nirlaba ini diawaki oleh 20-an programmer yang punya gairah hampir sama dengan Linus. Mereka terus mengembangkan kernel Linux.


28 Oktober 2012

Bill Gates Pendiri Perusahaan Microsoft


Bill Gates adalah seorang tokoh bisnis, investor, filantropis, penulis asal Amerika Serikat, serta mantan CEO yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersama Paul Allen. Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2009, tidak termasuk 2008 ketika ia turun ke peringkat tiga.


Kehidupan Awal

Gates lahir di Seattle, Washington, dari pasangan William H. Gates, Sr. dan Mary Maxwell Gates. Ia memiliki darah Inggris, Jerman, Skotlandia, dan Irlandia. Keluarganya termasuk masyarakat menengah ke atas; ayahnya adalah pengacara ternama, ibunya menjabat sebagai anggota dewan direktur First Interstate BancSystem dan United Way, dan ayahnya, J. W. Maxwell, adalah presiden bank nasional. Gates memiliki seorang kakak bernama Kristianne dan seorang adik bernama Libby. Ia merupakan keturunan keempat dalam keluarganya, namun dikenal sebagai William Gates III atau "Trey" karena ayahnya menyandang akhiran "II".

Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mengalami kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan pada dirinya dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki. Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Bill Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu.

Gates tertarik dengan komputer sejak saat ia masih berusia belia. Perkenalannya dengan komputer terjadi ketika ia berusia 13 tahun. Saat itu, Mothers Club di sekolahnya, Lakeside School, membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Melihat komputer tersebut, Gates tertarik dan mulai mempelajarinya. Ia tertarik dengan kemampuan mesin tersebut mengeksekusi kode perangkat lunak dengan sempurna dan menulis program komputer pertamanya di sini menggunakan bahasa pemrograman BASIC.

Dia dengan cepat menguasai BASIC, sebuah bahasa pemograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu ber-jam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. “Dia adalah seorang eksentrik,” sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu. 

Gates lulus dari Lakeside School pada tahun 1973. Setelah itu ia mengambil tes SAT dan mendapatkan skor yang sangat tinggi, yaitu 1590 dari 1600. Dengan nilai itu, ia diterima di Harvard College di mana ia bertemu dengan Steve Ballmer yang kelak menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft. Bill Gates menempuh kuliah di Harvard University di Cambridge mulai tahun 1975. Di sana ia bertemu dengan Paul Allen sewaktu sekolah bersama-sama. Bersama Paul Allen, Bill Gates terus mengembangkan talentanya di bidang pemograman komputer.

Gates tidak punya rencana belajar tetap ketika menjadi mahasiswa di Harvard dan menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan komputer sekolah. Gates masih berkomunikasi dengan Paul Allen, dan ia bergabung dengannya di Honeywell pada musim panas 1974. Pada tahun berikutnya, MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, dan Gates dan Allen melihat peluncurannya sebagai kesempatan untuk mendirikan perusahaan perangkat lunak komputer sendiri. Ia telah membicarakan keputusan ini bersama orang tuanya yang sangat mendukungnya setelah mereka melihat antusiasme Gates untuk mendirikan perusahaan.


Pekerjaan

Paul Allen dipekerjakan di MITS, dan Gates absen dari Harvard untuk bekerja bersama Allen di MITS di Albuquerque pada November 1975. Mereka menamai kemitraan mereka "Micro-Soft" dan mendirikan kantor pertamanya di Albuquerque. Satu tahun berikutnya, tanda penghubung pada namanya dihapus, dan pada 26 November 1976, nama dagang "Microsoft" didaftarkan di Kementerian Luar Negeri New Mexico. Gates tidak pernah kembali ke Harvard untuk menyelesaikan studinya.

Microsoft meluncurkan versi ritel pertama Microsoft Windows pada 20 November 1985, dan pada bulan Agustus, perusahaan ini mencapai persetujuan dengan IBM untuk mengembangkan sistem operasi terpisah bernama OS/2. Meski kedua perusahaan ini berhasil mengembangkan versi pertama dari sistem ini, perbedaan kreativitas merusak kerjasama ini. Gates mengeluarkan memo internal pada 16 Mei 1991 yang mengumumkan bahwa kerjasama OS/2 berakhir dan Microsoft mengalihkan operasinya ke pengembangan kernel Windows NT

Sejak pendirian Microsoft tahun 1975 hingga 2006, Gates mempunyai tanggung jawab besar terhadap strategi produk perusahaan. Ia secara agresif memperluas jajaran produk perusahaan, dan ketika Microsoft berhasil mendominasi pasar ia mempertahankannya sekuat tenaga. Ia mendapat reputasi sebagai orang yang menjauhkan diri dari sekitarnya; pada awal 1981 seorang eksekutif industri mengeluh kepada masyarakat bahwa "Gates terkenal karena tidak bisa dihubungi melalui telepon dan tidak membalas panggilan telepon."

Pada tahun 2000, Bill gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Pegawai Eksekutif dan ia memilih kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaanya sendiri, Microsoft Corp. Dan pada awal tahun 2008, Bill Gates memutuskan untuk mengundurkan diri dari manajemen Microsoft dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan sosial yang didirikannya, yaitu Bill & Melinda Gates Foundation.


Kehidupan Pribadi

Gates menikahi Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka dikaruniai tiga orang anak: Jennifer Katharine Gates (lahir 1996), Rory John Gates (lahir 1999), dan Phoebe Adele Gates (lahir 2002). Rumah keluarga Gates merupakan sebuah rumah bawah tanah di sisi sebuah bukit yang menghadap Lake Washington di Medina. Menurut catatan publik King County, pada 2006 nilai total properti (tanah dan rumah) keluarga Gates adalah $125 juta, dan pajak properti setiap tahunnya sebesar $991.000.

Rumah seluas 66,000 sq ft (6,100 m2) ini memiliki kolam renang seluas 60-foot (18 m) dengan sistem musik bawah air, serta gimnasium seluas 2,500 sq ft (230 m2) dan ruang makan seluas 1,000 sq ft (93 m2).

Termasuk di antara akuisisi pribadi Gates adalah Codex Leicester, yaitu koleksi tulisan Leonardo da Vinci, yang dibeli Gates senilai $30,8 juta melalui pelelangan tahun 1994.[49] Gates juga dikenal sebagai seorang kutu buku, dan langit-langit perpustakaan besar di rumahnya dipenuhi ukiran kutipan dari The Great Gatsby.[50] Ia juga senang bermain kartu bridge, tenis, dan golf.

Gates pernah menempati peringkat pertama pada daftar Forbes 400 sejak 1993 hingga 2007 dan peringkat satu pada daftar The World's Richest People Forbes sejak 1995 hingga 2007 dan 2009. Pada 1999, kekayaan Gates pernah melewati angka $101 miliar, akibatnya media menyebutnya sebagai "centibillionaire". Sejak 2000, jumlah nominal sahamnya di Microsoft menurun karena jatuhnya harga saham Microsoft setelah pecahnya gelembung dot-com dan sumbangan multi-miliar dolar kepada berbagai yayasan amal. Pada wawancara bulan Mei 2006, Gates berkomentar bahwa ia bukanlah orang terkaya di dunia karena ia tidak suka perhatian yang muncul akibat gelar tersebut. Gates memiliki beberapa investasi di luar Microsoft yang pada 2006 menggajinya sebesar $616.667 serta bonus $350.000 sehingga totalnya mencapai $966.667. Ia mendirikan Corbis, sebuah perusahaan gambar digital, pada tahun 1989. Pada tahun 2004 ia menjadi direktur Berkshire Hathaway, perusahaan investasi yang diketuai oleh sahabat lamanya, Warren Buffett. Pada Maret 2010, Bill Gates menempati peringkat kedua sebagai orang terkaya di dunia setelah dikalahkan Carlos Slim.


Bill Gates/Quotes

Success is a lousy teacher. It seduces smart people into thinking they can't lose.

Your most unhappy customers are your greatest source of learning.

It's fine to celebrate success but it is more important to heed the lessons of failure.

If you can't make it good, at least make it look good.

As we look ahead into the next century, leaders will be those who empower others.

Life is not fair; get used to it.

I really had a lot of dreams when I was a kid, and I think a great deal of that grew out of the fact that I had a chance to read a lot.

If I'd had some set idea of a finish line, don't you think I would have crossed it years ago?

Technology is just a tool. In terms of getting the kids working together and motivating them, the teacher is the most important.

I believe that if you show people the problems and you show them the solutions they will be moved to act.


3 Oktober 2012

Pembela Tanah Air


Tentara Sukarela Pembela Tanah Air atau PETA (郷土防衛義勇軍 kyōdo bōei giyūgun) adalah kesatuan militer yang dibentuk Jepang di Indonesia dalam masa pendudukan Jepang. Tentara Pembela Tanah Air dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943 berdasarkan maklumat Osamu Seirei No 44 yang diumumkan oleh Panglima Tentara Ke-16, Letnan Jendral Kumakichi Harada sebagai Tentara Sukarela. Pelatihan pasukan Peta dipusatkan di kompleks militer Bogor yang diberi nama Jawa Bo-ei Giyûgun Kanbu Resentai. 

Tentara PETA telah berperan besar dalam Perang Kemerdekaan Indonesia. Beberapa tokoh nasional yang dulunya tergabung dalam PETA antara lain mantan presiden Soeharto dan Jendral Besar Soedirman. Veteran-veteran tentara PETA telah menentukan perkembangan dan evolusi militer Indonesia, antara lain setelah menjadi bagian penting dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Keselamatan Rakyat, Tentara Republik Indonesia (TRI) hingga akhirnya TNI. Karena hal ini, PETA banyak dianggap sebagai salah satu cikal bakal dari Tentara Nasional Indonesia. 


Latar belakang 

Pembentukan PETA dianggap berawal dari surat Raden Gatot Mangkoepradja kepada Gunseikan (kepala pemerintahan militer Jepang) pada bulan September 1943 yang antara lain berisi permohonan agar bangsa Indonesia diperkenankan membantu pemerintahan Jepang di medan perang. Pada pembentukannya, banyak anggota Seinen Dojo (Barisan Pemuda) yang kemudian menjadi anggota senior dalam barisan PETA. Ada pendapat bahwa hal ini merupakan strategi Jepang untuk membangkitkan semangat patriotisme dengan memberi kesan bahwa usul pembentukan PETA berasal dari kalangan pemimpin Indonesia sendiri. Pendapat ini ada benarnya, karena, sebagaimana berita yang dimuat pada koran "Asia Raya" pada tanggal 13 September 1943, yakni adanya usulan sepuluh ulama: K.H. Mas Mansyur, K.H. Adnan, Dr. Abdul Karim Amrullah (HAMKA), Guru H. Mansur, Guru H. Cholid. K.H. Abdul Madjid, Guru H. Jacob, K.H. Djunaedi, U. Mochtar dan H. Mohammad Sadri, yang menuntut agar segera dibentuk tentara sukarela bukan wajib militer yang akan mempertahankan Pulau Jawa .Hal ini menunjukkan adanya peran golongan agama dalam rangka pembentukan milisi ini. Tujuan pengusulan oleh golongan agama ini dianggap untuk menanamkan paham kebangsaan dan cinta tanah air yang berdasarkan ajaran agama. Hal ini kemudian juga diperlihatkan dalam panji atau bendera tentara PETA yang berupa matahari terbit (lambang kekaisaran Jepang) dan lambang bulan sabit dan bintang (simbol kepercayaan Islam). 


Pemberontakan Batalion PETA di Blitar 

Pada tanggal 14 Februari 1945, pasukan PETA di Blitar di bawah pimpinan Supriadi melakukan sebuah pemberontakan. Pemberontakan ini berhasil dipadamkan dengan memanfaatkan pasukan pribumi yang tak terlibat pemberontakan, baik dari satuan PETA sendiri maupun Heiho. Supriadi, pimpinan pasukan pemberontak tersebut, menurut sejarah Indonesia dinyatakan hilang dalam peristiwa ini. Akan tetapi, pimpinan lapangan dari pemberontakan ini, yang selama ini dilupakan sejarah, Muradi, tetap bersama dengan pasukannya hingga saat terakhir. Mereka semua pada akhirnya, setelah disiksa selama penahanan oleh Kempeitai (PM), diadili dan dihukum mati dengan hukuman penggal sesuai dengan hukum militer Tentara Kekaisaran Jepang di Eevereld (sekarang pantai Ancol) pada tanggal 16 Mei 1945. 


Pembubaran PETA 

Pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, berdasarkan perjanjian kapitulasi Jepang dengan blok Sekutu, Tentara Kekaisaran Jepang memerintahkan para daidan batalion PETA untuk menyerah dan menyerahkan senjata mereka, dimana sebagian besar dari mereka mematuhinya. Presiden Republik Indonesia yang baru saja dilantik, Sukarno, mendukung pembubaran ini ketimbang mengubah PETA menjadi tentara nasional, karena tuduhan blok Sekutu bahwa Indonesia yang baru lahir adalah kolaborator Kekaisaran Jepang bila ia memperbolehkan milisi yang diciptakan Jepang ini untuk dilanjutkan. Sehari kemudian, tanggal 19 Agustus 1945, panglima terakhir Tentara Ke-16 di Jawa, Letnan Jenderal Nagano Yuichiro, mengucapkan pidato perpisahan pada para anggota kesatuan PETA. 


Peran dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia 

Sumbangsih dan peranan tentara PETA dalam masa Perang Kemerdekaan Indonesia sangatlah besar. Demikian juga peranan mantan Tentara PETA dalam kemerdekaan Indonesia. Beberapa tokoh yang dulunya tergabung dalam PETA antara lain mantan Presiden Soeharto dan Jenderal Besar Soedirman. Mantan Tentara PETA menjadi bagian penting pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI), mulai dari Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Keselamatan Rakyat, Tentara Republik Indonesia (TRI) hingga TNI. Untuk mengenang perjuangan Tentara PETA, pada tanggal 18 Desember 1995 diresmikan monumen PETA yang letaknya di Bogor, bekas markas besar PETA. 


Tokoh Indonesia yang merupakan lulusan PETA antara lain: 

  • Jenderal Besar Soedirman (Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat ke-1) 
  • Jenderal Besar Soeharto (Presiden Republik Indonesia ke-2) 
  • Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani (Mantan Menteri/Panglima Angkatan Darat) 
  • Sodancho Fransiskus Xaverius Soeprijadi (Menteri Keamanan Rakyat Indonesia ke-1) 
  • Jenderal TNI Basuki Rahmat (Mantan Menteri Dalam Negeri) 
  • Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo (Mantan Komandan Komando Pasukan Khusus) 
  • Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah (Mantan Wakil Presiden RI) 
  • Jenderal TNI Soemitro (Mantan Panglima Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban) 
  • Jenderal TNI Poniman (Mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan) 
  • Letnan Jenderal TNI Kemal Idris (Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat) 
  • Letnan Jenderal TNI Soepardjo Rustam (Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia ke-7) 
  • Letnan Jenderal TNI GPH Djatikoesoemo (Mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Putra ke-23 dari Susuhunan Pakubuwono X Surakarta) 

Menengok Rumah PETA 

Berdasarkan sejarah, Jepang pernah mengeluarkan dekrit membentuk Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor. Alih-alih dibentuk untuk membantu Jepang melawan sekutu, PETA kemudian dijadikan sebagai korps tentara yang disiapkan untuk mencapai Indonesia merdeka oleh para pemimpin pergerakan kebangsaan. 

Peran tentara PETA tidak lepas dari tanah Bogor, karena di daerah inilah untuk pertama kali pendidikan perwira PETA didirikan. Untuk mengenang Bogor sebagai kota pembela tanah air, dibangunlah monumen yang berdiri berdampingan dengan museum yang diberi nama Museum PETA. Museum PETA terletak di Jalan Jenderal Sudirman No 35, Bogor, menempati lokasi yang dahulu dijadikan tempat pendidikan kemiliteran para perwira PETA. Konon, pemilihan lokasi ini atas berbagai pertimbangan. Antara lain karena lokasinya strategis, udara yang sejuk, dukungan fasilitas, dan yang terpenting masyarakat sekitar pada saat itu juga mendukung didirikannya pusat pendidikan militer dalam usaha mencapai kemerdekaan Indonesia. 

Pembangunan Museum PETA diprakarsai oleh Yayasan Pembela Tanah Air, sebuah yayasan yang menjadi tempat bersatunya mantan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air. Pembangunan dimulai pada 14 November 1993 dan memerlukan waktu sekitar 2 tahun sebelum bangunan selesai. Pada 18 Desember 1995, Museum PETA diresmikan oleh Presiden Soeharto – yang juga merupakan mantan perwira PETA angkatan I. 

Memasuki kawasan museum, pengunjung akan disambut sebuah prasasti yang dituliskan pada dinding marmer. Tulisan bernada nasionalisme tersebut berisi sebuah pernyataan: “Bumi Pembela Tanah Air Ini Merupakan Kawah Candradimuka Keprajuritan Indonesia, Kami Datang dan Berkumpul di Bogor Tidak Saling Mengenal, Kami Berpisah sebagai Kawan Seperjuangan untuk Membela Tanah Air.” 

Masuk lebih ke dalam, pengunjung akan menjumpai berbagai diorama yang menjelaskan sejarah dan perkembangan tentara PETA dalam meraih cita-cita kemerdekaan Indonesia. Selain diorama, terdapat juga koleksi pakaian dan berbagai jenis senjata yang pernah digunakan tentara PETA. Koleksi lainnya berupa foto dokumentasi sepak terjang tentara PETA hasil guntingan dari media masa pada saat itu. 

Terdapat sebuah monumen di bagian belakang Museum PETA. Monumen tersebut berupa patung Daidancho Soedirman. Daidancho merupakan pangkat kemiliteran buatan Jepang. Daidancho setara dengan Komandan Batalyon (Letkol/Mayor). Di bagian yang lain, terdapat patung Soeprijadi dengan gestur yang heroik, tangan kanan mengepal ke atas sementara tangan kiri menggenggam sebilah samurai. 

Pahlawan Nasional yang bernama lengkap Fransiskus Xaverius Soeprijadi ini mempunyai pangkat Sodancho atau setara dengan Komandan Pleton (Letnan). Beliau berperan memimpin pemberontakan tentara PETA terhadap pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. Sementara, pada dinding monumen yang berbentuk setengah lingkaran terdapat nama-nama perwira tentara PETA yang berasal dari seluruh Jawa, Bali, Madura, dan Sumatera lengkap dengan informasi yang menerangkan fungsi dan jabatannya. 

Berkunjung ke Museum PETA, pengunjung akan diajak kembali ke masa pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia – masa ketika sikap nasionalisme menjadi panglima melebihi sikap individualisme kelompok dan golongan. Di museum ini, pengunjung juga diajak untuk mengetahui sejarah panjang cikal bakal berdirinya TNI di Indonesia, sambil mengenang jasa para perwira tentara PETA yang telah gugur mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk cita-cita kemerdakaan Indonesia.