Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

10 April 2017

RIP sahabatku Yustinus Jarot Sumarwoto

Pagi itu Senin 10 April 2017 seperti biasa kami berangkat menuju kantor, tepat Pukul 07.10 saat kami berada di jalan TOL Jagorawi menuju jalan TOL Dalam Kota, kami mendapat telepon dari Bapak Yohanes Kambey yang memberitahukan bahwa sahabat kami Bapak Yustinus Jarot Sumarwoto telah meninggal dunia tadi Pukul 06.20 Wib karena serangan jantung dan saat ini jenazah berada di RS Sentra Medika Cisalak.

Terus terang kami sangat shock mendengar berita tersebut, karena baru semalam yaitu hari Minggu, 09 April 2017 (Alm) Bapak Yustinus Jarot Sumarwoto baru berulang tahun yang ke 56 tahun dan dirayakan bersama keluarganya. Dan baru semalam juga kami ber-WA ria mengucapkan selamat ulang tahun kepada beliau. 

Mendapat berita seperti itu, kami langsung berbalik arah menuju ke RS Sentra Medika Cisalak, dan sesampainya di sana kami mendapati teman-teman Lingkungan Santo Sebastianus sudah banyak yang datang. 

Atas kesepakatan keluarga, besok Selasa dini hari jenazah (Alm) Bapak Yustinus Jarot Sumarwoto akan di bawa ke Yogyakarta dan dikebumikan di sana. 

SELAMAT JALAN SAHABATKU (ALM) YUSTINUS JAROT SUMARWOTO... SEMOGA DAMAI MENYERTAIMU DI RUMAH BAPA. 









14 Mei 2016

Graduation Day Anak Gadisku

Setelah kurang lebih 3 (tiga) tahun menekuni pelajaran yang diberikan oleh guru-gurunya di SMA Bunda Hati Kudus Kota Wisata, Gunung Putri - Bogor, tibalah saatnya pada hari Sabtu tanggal 14 Mei 2016 kelulusannya dirayakan di Aula SMA Bunda Hati Kudus Kota Wisata.

Tidak terasa waktu berlalu... anak gadis kesayangan papi telah menyelesaikan kewajibannya sebagai Pelajar, terima kasih sayang... semoga menjadi generasi muda yang inspiratif, kreatif, dan berakhlak mulia dalam membangun negri ini...

Proficiat...










6 Agustus 2015

Menyatukan Makam Bapak dan Mamak di Talimbaru

Bulan November Tahun 1992, Mamak meninggalkan kami semua karena sakit yang dideritanya selama ini setelah dirawat cukup lama di rumah sakit dan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat itu aku masih kuliah tingkat akhir untuk menyelesaikan skripsi, sehingga kelulusanku tertunda selama satu tahun. Dua belas tahun kemudian, tepatnya Bulan Juli Tahun 2014, Bapak pergi selamanya setelah menderita sakit cukup lama dan sempat dibawa berobat ke Penang, Malaysia.

Sebelum meninggal, Bapak sempat berpesan kalau beliau ingin dimakamkan di kampung halamannya di Talimbaru, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan ingin kerangka/ tulang-tulang Mamak disatukan dengan makamnya. Oleh karena itu dari Penang, Malaysia, jenazah Bapak dibawa ke Medan, Sumatera Utara, dan dari Medan langsung dibawa ke Talimbaru.

Untuk memenuhi amanat tersebut, setelah tertunda sekian tahun karena kesibukan pekerjaan, maka hal tersebut baru dapat terlaksana pada Bulan Oktober Tahun 2012.

Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh keluarga dan pihak-pihak yang telah membantu kelancaran acara ini, sehingga terlaksana dengan baik.