JUMAT 09 Desember 2016 Pukul 21.00 Wib kami melakukan perjalanan ke Purwokerto bersama dengan warga Lingkungan Santo Sebastianus dalam rangka Ziarah Rohani ke Pertapaan Awam Oasis Sungai Kerit di Melung, Purwokerto yang dilaksanakan dari tanggal 09 s.d. 11 Desember 2016. Selama di Pertapaan Awam Oasis Sungai Kerit kami mengikuti Misa yang dipimpin oleh Romo Maxi, serta melakukan meditasi penyerahan diri kepada Allah pencipta alam semesta. Meditasi ini sangat bermanfaat bagi kami dan warga Lingkungan Santo Sebastianus lainnya untuk tetap setia dalam iman kepada Yesus Kristus dan menemukan hikmat dari Allah, sehingga semakin bijak dalam hidup kami. Amin.
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
9 Desember 2016
19 Juli 2016
10 Desember 2015
Keindahan Gorontalo
Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sangat muda, namun ternyata provinsi ini telah lebih terlebih dahulu merdeka yaitu sejak 23 Januari 1942 yang diproklamirkan oleh Nani Wartabone. Berkunjung ke Provinsi Gorontalo sangatlah berkesan terutama menikmati keindahan kota Gorontalo yang dikelilingi oleh bukit-bukit yang saling berbaris. Barisan bukit menyuguhkan pemandangan yang membuat siapapun yang berkunjung serasa sedang dimanjakan dengan keindahan Alam.
Di kota Gorontalo terdapat kendaraan khas yaitu Bentor (Becak bermotor). Bentor ini seperti becak namun telah dimodifikasi menggunakan motor sebagai penggeraknya. Dengan biaya yang cukup terjangkau Bentor siap mengantar kita keliling kota Gorontalo.
![]() |
| Bentor Gorontalo |
![]() |
| Benteng Otanaha |
Benteng ini merupakan peninggalan Belanda yang berada tepat di atas bukit. Untuk mencapai benteng yang berjarak sekitar 1 (satu) jam dari kota Gorontalo, kita dapat mencapainya dengan bentor maupun angkot. Namun kedua alat transportasi tersebut hanya dapat mengantar kita hingga kaki bukit. Dari kaki bukit kita dapat menaiki sekitar ratusan anak tangga untuk mencapai benteng yang berada di atas. Terdapat 3 (tiga) buah benteng yang dapat memanjakan kita dengan pemandangan bukit dan pesona keindahan danau Limboto. Ada salah satu benteng yang cukup unik karena Benteng tersebut seperti berbentuk hati. Namun sayangnya hingga kini para sejarahwan masih belum dapat memastikan tujuan dari pembangunan benteng dikarenakan keberadaan lokasi yang diragukan apabila bertujuan untuk menghalau datangnya musuh.
![]() |
| Patung Nani Wartabone |
Berlokasi di Jalan Nani Wartobone dan berhadapan langsung dengan rumah dinas Gubernur Gorontalo, monumen ini merupakan salah satu tempat menarik dikunjungi. Nani Wartabone merupakan salah satu pejuang asli dari Gorontalo yang berhasil mengusir penjajah Belanda dari bumi Gorontalo dan untuk menghargai jasa-jasanya dalam mengusir penjajah maka dibangunlah monumen ini.
| Menara Agung Limboto |
Menara ini dapat dikatakan sebagai menara Eiffel-nya kota Gorontalo karena bentuknya yang hampir sama. Menara Agung Limboto merupakan salah satu landmark yang terkenal di kota Gorontalo. Menara ini dapat dengan mudah dikenali karena memiliki bentuk khas dengan warna biru yang menyelimutinya. Bila kita ingin naik ke puncak menara kita dapat menggunakan lift yang terdapat pada menara tersebut.
30 November 2015
Mengunjungi Buton Utara
Hingga tahun 2015, Kabupaten Buton Utara yang beribukota Buranga, merupakan salah satu dari 17 Kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Letak Kabupaten Buton Utara, sebelah Utara berbatasan dengan Kendari dan Konawe Selatan, sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Muna, sebelah Timur berbatasan dengan Kepulauan Wakatobi dan Laut Banda, dan sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Buton. Secara geografis, Kabupaten Buton Utara wilayahnya meliputi sebagian Pulau Buton bagian Utara serta pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitar kawasan tersebut.
Kabupaten Buton Utara merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Muna. Pembagian wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Buton Utara meliputi enam kecamatan yaitu, Kecamatan Bonegunu, Kecamatan Kambowa, Kecamatan Wakorumba, Kecamatan Kulisusu, Kecamatan Kulisusu Barat, dan Kecamatan Kulisusu Utara.
SEJARAH BUDAYA YANG MASIH LESTARI
Kabupaten Buton Utara terbentuk dari sebuah kerajaan yang dibangun pada abad ke-15 yang pernah menjadi daerah bagian Kesultanan Buton yang disebut Barata Kulisusu. Beberapa peninggalan kerajaan berupa bangunan tua bersejarah yang masih terpelihara seperti Benteng Lipu, Benteng Bengkudu, Baruga Benteng Lipu, serta benteng-benteng kuno lainnya yang tersebar di beberapa tempat, sampai saat ini bisa disaksikan para wisatawan pengunjung.
Sejarah panjang Buton Utara terbentuk dari kondisi sosial budaya yang dinamis masyarakatnya, dipengaruhi dan berkembang sejalan dengan kehidupan alam tropis dan lautan di sekelilingnya. Falsafah hidup yang masih tetap dijaga dan dilestarikan sampai saat ini oleh masyarakat Buton Utara lebih dikenal dengan “Lipu Tinadeakono Sara”, yang berarti, daerah yang dibangun dengan berazaskan hukum sebagai prinsip yang terus dipegang dan dilestarikan.
BAGAIMANA MENUJU BUTON UTARA
Yang paling simple, adalah dari Kota Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan menumpang kapal laut dalam dua pilihan. Pertama, dengan menumpang kapal kayu yang secara rutin menuju ke Buton Utara setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Lama perjalanan dengan kapal kayu tersebut sekitar enam jam. Setelah dari Buton Utara, kapal kayu tersebut juga melanjutkan pelayarannya ke Wakatobi. Kedua, menumpang kapal cepat terbuat dari Viber dengan lama perjalanan sekitar 2,5 – 3 jam. Untuk menuju Kota Kendari, ibukota Sulawesi Tenggara, wisatawan bisa melalui penerbangan dari Makassar dan/atau langsung dari Jakarta ke Kendari.
Alternatif lain, wisatawan dapat melalui penerbangan dari Makassar ke kota Bau-bau, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Buton Utara melalui jalan darat dengan mobil.
8 September 2015
Air Force One di Ngurah Rai
Dalam salah satu kunjungan dinas ke Bali pada bulan November 2011 yang bertepatan dengan KTT ASEAN XIX dan East Asia Summit, saya berkesempatan untuk melihat secara langsung dari jarak dekat pesawat kepresidenan Amerika Serikat yaitu Air Force One yang membawa Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan rombongan Gedung Putih di Bandara Ngurah Rai.
Air Force One adalah tanda panggil (nama) pengatur lalu-lintas udara bagi pesawat United States Air Force manapun yang mengangkut Presiden Amerika Serikat.
Sejak tahun 1990, armada kepresidenan terdiri atas 2 pesawat serial Boeing 747-200B terspesifikasi tinggi – kode ekor "28000" dan "29000" – dengan penunjukan "VC-25A".
Hanya ada satu Air Force One yang diperuntukkan bagi Presiden; jika Wakil Presiden terbang pesawat ini disebut sebagai Air Force Two. Kalau tidak maka akan dipanggil dengan nomornya, seperti pesawat lain.
Air Force One adalah tanda panggil (nama) pengatur lalu-lintas udara bagi pesawat United States Air Force manapun yang mengangkut Presiden Amerika Serikat.
Sejak tahun 1990, armada kepresidenan terdiri atas 2 pesawat serial Boeing 747-200B terspesifikasi tinggi – kode ekor "28000" dan "29000" – dengan penunjukan "VC-25A".
Hanya ada satu Air Force One yang diperuntukkan bagi Presiden; jika Wakil Presiden terbang pesawat ini disebut sebagai Air Force Two. Kalau tidak maka akan dipanggil dengan nomornya, seperti pesawat lain.
2 September 2015
Jogja Istimewa
Awal bulan Juli 2015 kemarin pada saat bulan puasa, kami sekeluarga berlibur ke Daerah Istimewa Yogjakarta selama 4 hari dan menginap di Hotel Whiz Yogyakarta. Liburan kali ini ada manfaatnya bagi kesehatan saya, karena sebelumnya saya mengalami sakit di tangan sebelah kiri. Kesembuhan ini saya rasakan pada saat kami berkunjung dan berdoa di Gua Maria Lourdes Sendang Sono.
Melalui perantaraan Bunda Maria, doa saya dikabulkan oleh Putera-Nya yang Tunggal, sang Juruselamat.
Liburan kali ini sangat berkesan... Jogja memang Istimewa...
Melalui perantaraan Bunda Maria, doa saya dikabulkan oleh Putera-Nya yang Tunggal, sang Juruselamat.
Doakanlah kami ya Santa Bunda Allah...
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus
Liburan kali ini sangat berkesan... Jogja memang Istimewa...
cita-cita Tiu untuk menjadi TNI
membatik
membatik
membatik
Amanat Penobatan Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Museum Sisa Hartaku Merapi
Museum Sisa Hartaku Merapi
Merapi tak pernah ingkar janji
Gunung Merapi
Bunker Merapi
Batu Alien Merapi

Langganan:
Komentar (Atom)











