Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

10 Desember 2015

Keindahan Gorontalo


Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sangat muda, namun ternyata provinsi ini telah lebih terlebih dahulu merdeka yaitu sejak 23 Januari 1942 yang diproklamirkan oleh Nani Wartabone. Berkunjung ke Provinsi Gorontalo sangatlah berkesan terutama menikmati keindahan kota Gorontalo yang dikelilingi oleh bukit-bukit yang saling berbaris. Barisan bukit menyuguhkan pemandangan yang membuat siapapun yang berkunjung serasa sedang dimanjakan dengan keindahan Alam.

Di kota Gorontalo terdapat kendaraan khas yaitu Bentor (Becak bermotor). Bentor ini seperti becak namun telah dimodifikasi menggunakan motor sebagai penggeraknya. Dengan biaya yang cukup terjangkau Bentor siap mengantar kita keliling kota Gorontalo.

Bentor Gorontalo
Benteng Otanaha

Benteng ini merupakan peninggalan Belanda yang berada tepat di atas bukit. Untuk mencapai benteng yang berjarak sekitar 1 (satu) jam dari kota Gorontalo, kita dapat mencapainya dengan bentor maupun angkot. Namun kedua alat transportasi tersebut hanya dapat mengantar kita hingga kaki bukit. Dari kaki bukit kita dapat menaiki sekitar ratusan anak tangga untuk mencapai benteng yang berada di atas. Terdapat 3 (tiga) buah benteng yang dapat memanjakan kita dengan pemandangan bukit dan pesona keindahan danau Limboto. Ada salah satu benteng yang cukup unik karena Benteng tersebut seperti berbentuk hati. Namun sayangnya hingga kini para sejarahwan masih belum dapat memastikan tujuan dari pembangunan benteng dikarenakan keberadaan lokasi yang diragukan apabila bertujuan untuk menghalau datangnya musuh.

Patung Nani Wartabone

Berlokasi di Jalan Nani Wartobone dan berhadapan langsung dengan rumah dinas Gubernur Gorontalo, monumen ini merupakan salah satu tempat menarik dikunjungi. Nani Wartabone merupakan salah satu pejuang asli dari Gorontalo yang berhasil mengusir penjajah Belanda dari bumi Gorontalo dan untuk menghargai jasa-jasanya dalam mengusir penjajah maka dibangunlah monumen ini.

Menara Agung Limboto

Menara ini dapat dikatakan sebagai menara Eiffel-nya kota Gorontalo karena bentuknya yang hampir sama. Menara Agung Limboto merupakan salah satu landmark yang terkenal di kota Gorontalo. Menara ini dapat dengan mudah dikenali karena memiliki bentuk khas dengan warna biru yang menyelimutinya. Bila kita ingin naik ke puncak menara kita dapat menggunakan lift yang terdapat pada menara tersebut.

30 November 2015

Mengunjungi Buton Utara


Hingga tahun 2015, Kabupaten Buton Utara yang beribukota Buranga, merupakan salah satu dari 17 Kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Letak Kabupaten Buton Utara, sebelah Utara berbatasan dengan Kendari dan Konawe Selatan, sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Muna, sebelah Timur berbatasan dengan Kepulauan Wakatobi dan Laut Banda, dan sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Buton. Secara geografis, Kabupaten Buton Utara wilayahnya meliputi sebagian Pulau Buton bagian Utara serta pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitar kawasan tersebut.


Kabupaten Buton Utara merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Muna. Pembagian wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Buton Utara meliputi enam kecamatan yaitu, Kecamatan Bonegunu, Kecamatan Kambowa, Kecamatan Wakorumba, Kecamatan Kulisusu, Kecamatan Kulisusu Barat, dan Kecamatan Kulisusu Utara.

SEJARAH BUDAYA YANG MASIH LESTARI
Kabupaten Buton Utara terbentuk dari sebuah kerajaan yang dibangun pada abad ke-15 yang pernah menjadi daerah bagian Kesultanan Buton yang disebut Barata Kulisusu. Beberapa peninggalan kerajaan berupa bangunan tua bersejarah yang masih terpelihara seperti Benteng Lipu, Benteng Bengkudu, Baruga Benteng Lipu, serta benteng-benteng kuno lainnya yang tersebar di beberapa tempat, sampai saat ini bisa disaksikan para wisatawan pengunjung.

Sejarah panjang Buton Utara terbentuk dari kondisi sosial budaya yang dinamis masyarakatnya, dipengaruhi dan berkembang sejalan dengan kehidupan alam tropis dan lautan di sekelilingnya. Falsafah hidup yang masih tetap dijaga dan dilestarikan sampai saat ini oleh masyarakat Buton Utara lebih dikenal dengan “Lipu Tinadeakono Sara”, yang berarti, daerah yang dibangun dengan berazaskan hukum sebagai prinsip yang terus dipegang dan dilestarikan.

BAGAIMANA MENUJU BUTON UTARA

Yang paling simple, adalah dari Kota Kendari, ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan menumpang kapal laut dalam dua pilihan. Pertama, dengan menumpang kapal kayu yang secara rutin menuju ke Buton Utara setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Lama perjalanan dengan kapal kayu tersebut sekitar enam jam. Setelah dari Buton Utara, kapal kayu tersebut juga melanjutkan pelayarannya ke Wakatobi. Kedua, menumpang kapal cepat terbuat dari Viber dengan lama perjalanan sekitar 2,5 – 3 jam. Untuk menuju Kota Kendari, ibukota Sulawesi Tenggara, wisatawan bisa melalui penerbangan dari Makassar dan/atau langsung dari Jakarta ke Kendari.

Alternatif lain, wisatawan dapat melalui penerbangan dari Makassar ke kota Bau-bau, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Buton Utara melalui jalan darat dengan mobil.

8 September 2015

Air Force One di Ngurah Rai

 


Dalam salah satu kunjungan dinas ke Bali pada bulan November 2011 yang bertepatan dengan KTT ASEAN XIX dan East Asia Summit, saya berkesempatan untuk melihat secara langsung dari jarak dekat pesawat kepresidenan Amerika Serikat yaitu Air Force One yang membawa Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan rombongan Gedung Putih di Bandara Ngurah Rai.

Air Force One adalah tanda panggil (nama) pengatur lalu-lintas udara bagi pesawat United States Air Force manapun yang mengangkut Presiden Amerika Serikat.

Sejak tahun 1990, armada kepresidenan terdiri atas 2 pesawat serial Boeing 747-200B terspesifikasi tinggi – kode ekor "28000" dan "29000" – dengan penunjukan "VC-25A".

Hanya ada satu Air Force One yang diperuntukkan bagi Presiden; jika Wakil Presiden terbang pesawat ini disebut sebagai Air Force Two. Kalau tidak maka akan dipanggil dengan nomornya, seperti pesawat lain.

1 September 2015

Songa Adventure

Sebelum pelaksanaan pemilu 2014 yang memerlukan berjuta-juta lembar surat suara baik untuk surat suara pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kabupaten/Kota), kami ditugaskan oleh kantor (KPU RI) untuk melakukan pengawasan pencetakan surat suara di perusahaan-perusahaan percetakan yang telah ditetapkan oleh KPU RI sebagai pemenang lelang surat suara.

Bulan Februari 2014, saya ditugaskan melakukan pengawasan ke PT. Temprina Media Grafika di Jember, Jawa Timur selama kurang lebih 3 minggu.



Gudang Logistik KPU Kabupaten Jember

Surat Suara Anggota DPR Dapil Jatim





Di sela-sela kesibukan melakukan pengawasan, Bapak Tanto dan Bapak Parli (Marketing PT. Temprina Jember) mengajak saya rafting ke Songa Adventure di Probolinggo, Jawa Timur.








22 Agustus 2015

KPU goes to RAFTING 2013

KPU goes to RAFTING 2013
Cicatih River Sukabumi, Jawa Barat
One Spirit One Goal ...
13 - 14 Desember 2013














15 Agustus 2015

Short Course di Seoul, Annyeong haseyo

Kami mendapat kesempatan dari kantor (KPU RI) untuk mengikuti pelatihan singkat (short course) mengenai kepemiluan di Korea Selatan sekaligus meninjau secara langsung proses pemungutan suara dan penghitungan suara dalam pemilu lokal di wilayah Cheungyang dan Dangjin, untuk memilih perwakilan mereka di National Assembly (MPR). Hal ini merupakan tindak lanjut dari undangan KOCEI kepada KPU RI untuk mengirimkan delegasi ke Seoul, Korea Selatan mengikuti kegiatan Partnership Program for Indonesian Electoral Officials dari tanggal 19 April - 2 Mei 2013, serta memperingati 40 tahun hubungan diplomatik antara Republik Korea dengan Republik Indonesia.

Kami berangkat menuju Seoul dari Bandara Soekarno-Hatta dengan menumpang pesawat Korean Air tanggal 18 April 2013 tengah malam, dan tiba keesokan harinya pagi-pagi sekali di Bandara Incheon, Seoul. Kami langsung di jemput oleh pihak KOCEI dan diantar menuju Hotel Kukdo tempat kami menginap selama 2 minggu di Seoul, Korea Selatan.

Paspor Dinas
Korean Air
Hotel Kukdo Best Western
Opening Ceremony
Partnership Program for Indonesian Electoral Officials
40th anniversary establishment diplomatic relations
Welcome to Korea
room hotel @kukdo
Han River
KOCEI
Changgyeonggung-ro
Joseon Dynasty
National Assembly
Gyeongbokgung Palace
N Seoul Tower
Dongdaemun Station
KBS open concert
PINTO was here
w/ korean friends
National Folk Museum of Korea
Like time our life speeds away, who said 60 years were much?
Korean Bell of Friendship
Dorasan Station
to Pyongyang
the First Station toward the North
Dorasan Station
DMZ
DMZ
38th parallel
Korean Traditional House
resto indo @Seoul
india food @Seoul
Korea House
hanjeongsik
classroom
name tag
closing ceremony
closing ceremony
leaving Seoul
Incheon
너가 너무 그리워
neoga neomu geuliwo