Tampilkan postingan dengan label Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menarik. Tampilkan semua postingan

3 Oktober 2015

Batik, Representasi Budaya Indonesia

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya dilakukan secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam (bahasa Inggris: wax) pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan, dan memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Sekarang batik sudah berkembang di beberapa tempat di luar Jawa, bahkan sudah ke manca negara. Di Indonesia batik sudah pula dikembangkan di Aceh dengan batik Aceh, Batik Cual di Riau, Batik Papua, batik Sasirangan Kalimantan, dan Batik Minahasa.

Pada tanggal 2 Oktober 2009, Batik telah ditetapkan oleh UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) dengan memasukkan Batik dalam Daftar Representatif Budaya Dunia yang merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

Batik Aceh

Batik Batak

Batik Minangkabau

Batik Riau

Batik Kepri

Batik Jambi

Batik Bengkulu

Batik Babel

Batik Sumsel

Batik Lampung

Batik Banten

Batik Betawi

Batik Sumedang

Batik Bogor

Batik Bandung

Batik Cirebon

Batik Jogjakarta

Batik Solo

Batik Pekalongan

Batik Surabaya

Batik Madura

Batik Bali

Batik NTB

Batik NTT

Batik Kalimantan

Batik Sasirangan

Batik Manado

Batik Toraja

Batik Bugis

Batik Maluku

Batik Papua

17 April 2010

Maafkan ayah, nak...

Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Ikhsan, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.

Kok, belum tidur? sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Ikhsan memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Ikhsan menjawab, aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah? Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya? Ah,enggak. Pengen tahu aja.Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Ayah dalam satubulan berapa, hayo?


Ikhsan berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Ikhsan berlari mengikutinya.Kalau satu hari ayah dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp. 40.000,- dong, katanya. Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok, perintah Rudi. Tetapi Ikhsan tak beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Ikhsan kembali bertanya, Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak? Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.

Tapi, Ayah …..kata Ikhsan
Kesabaran Rudi habis. Ayah bilang tidur! Hardiknya mengejutkan Ikhsan. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya.Ia pun menengok Ikhsan di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Ikhsan didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,- ditangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Ikhsan.Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp. 5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih.

Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini. Iya, iya, tapi buat apa? tanya Rudi lembut‚ Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah.

Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp. 40.000,-, maka setengah jam harus Rp. 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp. 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Ayah, kata Ikhsan polos.


Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata.Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat.
 
Maafkan Ayah, Nak.....

Sumber: Milis FHUKI-1987

Empat Skenario

Skenario 1
Andaikan kita sedang naik di dalam sebuah kereta ekonomi. Karena tidak mendapatkan tempat duduk, kita berdiri di dalam gerbong tersebut. Suasana cukup ramai meskipun masih ada tempat bagi kita untukmenggoyang-goyangkan kaki. Kita tidak menyadari handphone kita terjatuh. Ada orang yang melihatnya, memungutnya dan langsung mengembalikannya kepada kita.


"Pak, handphone bapak barusan jatuh nih," kata orang tersebut seraya memberikan handphone milik kita. Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?


Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih dan berlalu begitu saja.


Skenario 2
Sekarang kita beralih kepada skenario kedua.
Handphone kita terjatuh dan ada orang yang melihatnya dan memungutnya. Orang itu tahu handphone itu milik kita tetapi tidak langsung memberikannya kepada kita. Hingga tiba saatnya kita akan turun dari kereta, kita baru menyadari handphone kita hilang. Sesaat sebelum kita turun dari kereta, orang itu ngembalikan handphone kita sambil berkata, "Pak, handphone bapak barusan jatuh nih."
Apa yang akan kita lakukan kepada orang tersebut?
Mungkin kita akan mengucapkan terima kasih juga kepada orang tersebut. Rasa terima kasih yang kita berikan akan lebih besar daripada rasa terima kasih yang kita berikan pada orang di skenario pertama (orang yang langsung memberikan handphone itu kepada kita). Setelah itu mungkin kita akan langsung turun dari kereta.

Skenario 3
Marilah kita beralih kepada skenario ketiga.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, hingga kita menyadari handphone kita tidak ada di kantong kita saat kita sudah turun dari kereta. Kita pun panik dan segera menelepon ke nomor handphone kita, berharap ada orang baik yang menemukan handphone kita dan bersedia mengembalikannya kepada kita. Orang yang sejak tadi menemukan handphone kita (namun tidak memberikannya kepada kita) menjawab telepon kita.
"Halo, selamat siang, Pak.
Saya pemilik handphone yang ada pada bapak sekarang," kita mencoba bicara kepada orang yang sangat kita harapkan berbaik hati mengembalikan handphone itu kembali kepada kita.
Orang yang menemukan handphone kita berkata, "Oh, ini handphone bapak ya. Oke deh, nanti saya akan turun di stasiun berikut. Biar bapak ambil di sana nanti ya." Dengan sedikit rasa lega dan penuh harapan, kita pun pergi ke stasiun berikut dan menemui "orang baik" tersebut. Orang itu pun memberikan handphone kita yang telah hilang.
Apa yang akan kita lakukan pada orang tersebut?
Satu hal yang pasti, kita akan mengucapkan terima kasih, dan seperti nya akan lebih besar daripada rasa terima kasih kita pada skenario kedua bukan?
Bukan tidak mungkin kali ini kita akan memberikan hadiah kecil kepada orang yang menemukan handphone kita tersebut.

Skenario 4
Terakhir, mari kita perhatikan skenario keempat.
Pada skenario ini, kita tidak sadar handphone kita terjatuh, kita turun dari kereta dan menyadari bahwa handphone kita telah hilang, kita mencoba menelepon tetapi tidak ada yang mengangkat.
Sampai akhirnya kita tiba di rumah. Malam harinya, kita mencoba mengirimkan SMS :
"Bapak / Ibu yang budiman.
Saya adalah pemilik handphone yang ada pada bapak / ibu sekarang. Saya sangat mengharapkan kebaikan hati bapak / ibu untuk dapat mengembalikan handphone itu kepada saya. Saya akan memberikan imbalan sepantasnya. "
SMS pun dikirim dan tidak ada balasan. Kita sudah putus asa. Kita kembali mengingat betapa banyaknya data penting yang ada di dalam handphone kita. Ada begitu banyak nomor telepon teman kita yang ikut hilang bersamanya. Hingga akhirnya beberapa hari kemudian, orang yang menemukan handphone kita menjawab SMS kita, dan mengajak ketemuan untuk mengembalikan handphone tersebut.
Bagaimana kira-kira perasaan kita?
Tentunya kita akan sangat senang dan segera pergi ke tempat yang diberikan oleh orang itu. Kita pun sampai di sana dan orang itu mengembalikan handphone kita. Apa yang akan kita berikan kepada orang tersebut?
Kita pasti akan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepadanya, dan mungkin kita akan memberikannya hadiah (yang kemungkinan besar lebih berharga dibandingkan hadiah yang mungkin kita berikan di skenario ketiga).

Apa yang kita dapatkan dari empat skenario cerita di atas?

Pada keempat skenario tersebut, kita sama-sama kehilangan handphone, dan ada orang yang menemukannya.

Orang pertama menemukannya dan langsung mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih.

Orang kedua menemukannya dan memberikan kepada kita sesaat sebelum kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih yang lebih besar.

Orang ketiga menemukannya dan memberikan kepada kita setelah kita turun dari kereta.
Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah dengan sedikit hadiah.

Orang keempat menemukannya, menyimpannya selama beberapa hari, setelah itu baru mengembalikannya kepada kita.
Kita berikan dia ucapan terima kasih ditambah hadiah yang lebih besar.

Ada sebuah hal yang aneh di sini.

Cobalah pikirkan, di antara keempat orang di atas, siapakah yang paling baik?
Tentunya orang yang menemukannya dan langsung memberikannya kepada kita, bukan?

Dia adalah orang pada skenario pertama.
Namun ironisnya, dialah yang mendapatkan reward paling sedikit di antara empat orang di atas.

Manakah orang yang paling tidak baik?
Tentunya orang pada skenario keempat, karena dia telah membuat kita menunggu beberapa hari dan mungkin saja memanfaatkan handphone kita tersebut selama itu.
Namun, ternyata dia adalah orang yang akan kita berikan reward paling besar.

Apa yang sebenarnya terjadi di sini?

Kita memberikan reward kepada keempat orang tersebut secara tulus, tetapi orang yang seharusnya lebih baik dan lebih pantas mendapatkan banyak, kita berikan lebih sedikit.

OK, kenapa bisa begitu?

Ini karena rasa kehilangan yang kita alami semakin bertambah di setiap skenario.

Pada skenario pertama, kita belum berasa kehilangan karena kita belum sadar handphone kita jatuh, dan kita telah mendapatkannya kembali.

Pada skenario kedua, kita juga belum merasakan kehilangan karena saat itu kita belum sadar, tetapi kita membayangkan rasa kehilangan yang mungkin akan kita alami seandainya saat itu kita sudah turun dari kereta.

Pada skenario ketiga, kita sempat merasakan kehilangan, namun tidak lama kita mendapatkan kelegaan dan harapan kita akan mendapatkan handphone kita kembali.

Pada skenario keempat, kita sangat merasakan kehilangan itu.

Kita mungkin berpikir untuk memberikan sesuatu yang besar kepada orang yang menemukan handphone kita, asalkan handphone itu bisa kembali kepada kita. Rasa kehilangan yang bertambah menyebabkan kita semakin menghargai handphone yang kita miliki.

Saat ini, adakah sesuatu yang kurang kita syukuri?

Apakah itu berupa rumah, handphone, teman-teman, kesempatan berkuliah, kesempatan bekerja, atau suatu hal lain. Namun, apakah yang akan terjadi apabila segalanya hilang dari genggaman kita. Kita pasti akan merasakan kehilangan yang luar biasa. Saat itulah, kita baru dapat  mensyukuri segala sesuatu yang telah hilang tersebut.

Namun, apakah kita perlu merasakan kehilangan itu agar kita dapat bersyukur?

Sebaiknya tidak. Syukurilah segala yang kita miliki, termasuk hidup kita, selagi itu masih ada. Jangan sampai kita menyesali karena tidak bersyukur ketika itu telah lenyap dari diri kita. Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh. Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh. Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan. Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.

Sumber: Milis FHUKI-1987

12 April 2010

Kisah seorang Ibu

Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ? tanya si pemuda.

Oh saya mau ke Jakarta terus connecting flight ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua,jawab ibu itu.

Wouw hebat sekali putra ibu pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak. Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya. Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya bu?? Bagaimana dengan kakak adik-adik nya??

Oh ya tentu si Ibu bercerita: Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ketujuh menjadi Dosen di Semarang.

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ketujuh. Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??

Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar. Pemuda itu segera menyahut, Maaf ya Bu.. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani ??? 

Apakah kamu mau tahu jawabannya?? ????

Dengan tersenyum ibu itu menjawab,  Ooo tidak tidak begitu nak. Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani.

Sumber: Milis FHUKI-1987

10 April 2010

Surat Istri

Istriku Sayang,

Aku menulis surat ini untuk memberitahukan bahwa aku akan meninggalkan kamu untuk selamanya. Aku selalu menjadi suamimu yang baik selama 7 tahun ini, dan aku punya bukti untuk itu. Dua minggu terakhir ini hidupku benar-benar serasa di neraka.


Minggu lalu, kamu pulang begitu larut dan tak sedikitpun memperhatikan bahwa aku telah cukur rambut, memasak makanan kesukaanmu. Bahkan malam itu, kau tak memperhatikan aku telah mengenakan celana pendek bokser baru malam itu.

Kamu cuma pulang, mengayak makananmu sejenak, lalu langsung tidur setelah nonton teve. Kamu gak pernah bilang lagi bahwa kamu mencintaiku, kamu sudah tidak mau bercinta lagi denganku atau apalah.


Entah kamu sudah selingkuh! atau kamu memang sudah tidak menyayangiku lagi!


Di samping itu, bos dari kantormu menelponku barusan dan dia mengatakan bahwa hari ini kamu sudah berhenti kerja. Sejak itu, aku benar-benar sudah gak sanggup lagi untuk hidup sama kamu seperti ini. Apapun alasanmu pokoknya aku sudah gak sanggup lagi. titik. dan aku mau pisah untuk selamanya!


Selamat tinggal,

Mantan Suami-mu

P. S. Tolong jangan mencariku lagi. Kakak perempuanmu dan aku akan pindah dan kami akan segera menikah. Selamat tinggal!

=========================


Silahkan membaca surat balasan dari sang Isteri di bawah ini .

Yth.
Mantan Suamiku,

Tak ada yang lebih membahagiakanku di hari ini, kecuali setelah menerima suratmu itu.


Memang benar! Kau dan aku telah menikah selama tujuh tahun, meskipun kalimat "suami yang baik" menurutku adalah hal terjauh dari siapakah dirimu sebenarnya? 


Aku sering nonton sinetron setiap hari, karena semua itu bisa mengalihkan perhatianmu untuk tidak merengek-rengek kepadaku setiap saat.


Dan kau sangat keliru, karena aku sebenarnya memperhatikan gaya rambutmu yang baru dan terus terang saja! Hal pertama setelah melihat gaya rambutmu itu adalah seperti "..... " tapi ibuku selalu menasehati agar jangan bicara kalau tidak bisa mengatakan perkataan yang santun dan sopan. 


Dan ketika kamu bilang bahwa kamu memasak makanan kesukaanku, tapi sebenarnya kamu salah dan sebaliknya kamu malah memasak makanan kesukaan 'KAKAK PEREMPUAN-ku', sebab aku sudah berhenti makan daging bebek tujuh tahun silam.


Saya sengaja berpaling dari kamu di tempat tidur kemarin malam, yakni sewaktu kamu mengenakan celana bokser baru itu, karena masih ada label harganya. Saya berdoa semalaman dan berharap sekiranya celana itu tidak dibeli menggunakan uang yang dipinjam oleh si 'KAKAK PEREMPUAN-ku' sebesar 50 dolar kemarin pagi, dan harga celana pendek kamu itu 49,99 dolar.


Setelah semua perlakuanmu kepadaku selama tujuh tahun ini, maka terus terang saja! Aku sebenarnya masih sayang sama kamu dan berharap semuanya bisa diselesaikan secara baik dan kita dapat hidup normal kembali.


Jadi sewaktu aku mengetahui bahwa aku telah memenangkan lotre dan mendapatkan hadiah sebesar 20 juta dolar, maka aku pun langsung berhenti kerja dan segera beli 2 tiket jalan-jalan ke Hawaii. Namun ketika tiba di rumah, kamu sudah pergi dan hanya secarik surat ini yang kau tinggalkan untukku.


Ya sudah lah...! Mungkin segala sesuatu terjadi karena ada hikmahnya. 


Semoga kamu mendapatkan apa yang kamu cari selama ini.

Oo ya... menurut pengacaraku, surat yang kamu buat mengakibatkan kamu gak bakal dapat sepeser uang dariku.


Jadi jaga diri baik-baik yaa...!!

Tertanda,


Rich as Hell and Freeeeeeeeeeee!!!

P.S. Aku lupa apakah aku pernah bilang kepadamu sebelumnya? 


Kakak 'perempuanku' "Carla" sebenarnya terlahir dengan nama “Carl” (dia itu cowok lageee .). Semoga itu gak terlalu jadi masalah buat kamu yaa !!!

Sumber: Milis FHUKI-1987

8 April 2010

Fenomena alam paling menakjubkan

Aurora Borealis

Aurora Borealis
Adalah fenomena alam yang paling indah di dunia. Fenomena yang terkenal sebagai Cahaya Utara ini sudah membuat banyak orang terpesona karena keindahannya. Fenomena ini terjadi ketika pancaran matahari dalam bentuk ion yang dalam jumlah banyak, bersentuhan dengan medan magnet bumi. Ion yang ada terperangkap dan akhirnya bergerak mengikuti medan magnet bumi. Pada saat ion dari matahari ini bertabrakan dengen gas yang ada di atmosfer pada ketinggian 60-600 km diatas bumi, ion tadi menyala dan menimbulkan cahaya indah yang kita namai Aurora.

Mammatus Cloud

Mammatus Cloud
Awan ini berbentuk seperti kantung yang bergantungan di dasar awan. Awan ini terbentuk dari partikel es, dan masing-masing kantung dapat bertahan dalam bentuk yang sama antara lima sampai sepuluh menit. Bentuk awan seperti ini pada umumnya akan menjadi tanda adanya badai atau sistem cuaca berbahaya yang lain.

Red Tide

Red Tide
Atau seharusnya disebut juga sebagai gelombang pasang merah atau ledakan ganggang. Fenomena ini terjadi pada saat ganggang laut berkumpul dan berkembang biak sangat cepat sehingga daerah pantai yang diinvasi ganggang ini akan berubah merah seperti darah. Pada beberapa kasus, fenomena ini tidak berbahaya, sedangkan, pada kasus lain, fenomena ini akan dapat menarik racun yang menyebabkan kematian ikan, burung atau mamalia laut lain. Bahkan di beberapa kasus, bahkan manusia juga mengalami bahaya, tapi hanya bila jumlahnya sangat besar.

Penitentes

Penitentes
Lidah es tajam, yang disebut sebagai penitente, karena mirip dengan prosesi para biarawan dengan tudung putih, dapat ditemukan di glacier sangat bervariasi ukurannya, dari beberapa cm sampai 5 meter. Bentukan ini terbentuk karena cahaya matahari yang menyebabkan adanya cekungan di permukaan salju. Begitu cekungan ini terbentuk, cahaya matahari akhirnya saling memantul dalam cekungan yang ada, dan menyebabkan pendalaman dalam cekungan. Semakin dalam cekungan yang ada, semakin juga akhirnya terbentuk lidah es yang tajam.

Sailing Stones

Sailing Stones
Batuan misterius ini bergerak secara misterius di Death Valley (lembah kematian) dan menjadi pusat kontroversi ilmiah selama berabad-abad. Batu yang beratnya dapet mencapai ratusan pon ini bahkan pernah ditemukan bergerak sejauh hampir 100m di suatu saat. Beberapa ilmuwan beranggapan bahwa angin kencang dan permukaan yang licin seperti es adalah penyebab gerakan ini. Tapi teori ini dibantah karena banyak batuan bergerak ke arah yang berbeda-beda dan dengan kecepatan yang berbeda pula. Lagipula teori ini mengharuskan terpaan angin ratusan mil per jam agar batu tadi dapat bergerak.

Supercell

Supercell
Supercell adalah angin putar yang bergerak keatas dalam badai besar dan akan terlihat sangat mengerikan. Fenomena ini akan terjadi di badai petir setempat yang akan dapat berlangsung berjam-jam, dan dapat membawa hujan deras, badai dan bahkan membawa batu2an kecil terangkat ke langit yang akhirnya turun sebagai hujan batu.

Fire Whirl

Fire Whirl
Atau badai api, atau setan api, adalah fenomena langka yang menyebabkan api naik keatas dan membentuk pusaran, sehingga berbentuk tornado dan benar-benar bergerak ke atas dalam bentuk pusaran api. Pusaran ini sering terbentuk pada saat kebakaran hutan. Pusaran api ini dapat berbentuk setinggi 30 sampai 200 kaki dan selebar 10 kaki, tapi umumnya hanya dapat bertahan dalam hitungan menit saja.

Ice Circle

Ice Circle
Fenomena langka ini biasanya hanya terjadi di negara yang sangat dingin, dan biasanya terbentuk di tengah air, dan bukan di tepian air. Mungkin aliran air yang pelan bergerak dan membuat arus pusar yang pelan sehingga membentuk cakram es. Lingkaran Es atau Cakram es ini dapat memiliki diameter sampai 500 kaki dan dapat berbentuk dalam kelompok atau Lingkaran Tunggal.


Gravity Wave

Gravity Wave
Pola dari Gelombang Gravitasi ini terjadi karena udara yang bergerak secara vertikal, karena adanya gerakan udara keatas yang muncul dari pegunungan pada saat hujan badai. Pola seperti ini akan muncul ketika udara yang bergerak vertikal bertabrakan dengan laposan udara yang stabil. Momentum dari gerakan ini akan menyebabkan perubahan dalam atmosfer, yang mengubah dinamika udara. Alam kemudian mengubah aliran udara ini dalam atmosfir dalma bentuk gelombang yang muncul di permukaan awan.

4 Maret 2010

Mengapa berteriak?

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"
Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat  tangan dan menjawab,  "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan  kesabaran, karena itu ia lalu  berteriak."

"Tapi..." sang guru balik bertanya, "Lawan bicaranya  justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"

Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.

Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"

Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.

"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

Sang guru masih melanjutkan, "Ketika anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu anda."

Sumber: milis [FHUKI-1987]

9 Februari 2010

Analogi yang mengagumkan

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang, "Saya tidak percaya Tuhan itu ada".

"Kenapa kamu berkata begitu ???" timpal si konsumen. "Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi."

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,berombak kasar mlungker-mlungker istilah jawa-nya", kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat. Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata, "Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR." Si tukang cukur tidak terima," Kamu kok bisa bilang begitu ??".

"Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"

"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada,sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan. "Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur. " Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri. "Cocok!" kata si konsumen menyetujui. "Itulah point utamanya!.


Sama dengan TUHAN, TUHAN ITU JUGA ADA!, Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini." Si Tukang Cukur Terbengong !!!!

Sumber: Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com)