2 November 2013

George Boole Pencetus Aljabar Boolean


George Boole adalah seorang filsuf dan matematikawan yang berasal dari Inggris. Beliau membangun modern logika simbolik dan yang aljabar logika, sekarang disebut Aljabar Boolean, yang digunakan sebagai dasar untuk desain sirkuit komputer digital.

George Boole lahir pada tanggal 2 November di Lincoln, England. Orang tuanya bernama John Boole dan Mary Ann Joyce. Ia diberi pelajaran pertama dalam matematika dan juga diajarkan untuk membuat instrumen optik oleh ayahnya, seorang pembuat sepatu.

George memiliki pendidikan sekolah dasar, namun sedikit pengajaran yang lebih formal dan akademik. William Brooke, sastra di Lincoln, mungkin telah membantunya dalam mengajarkan Latin, yang mana ia juga dapat belajar di sekolah Thomas Bainbridge.

George harus membantu keluarganya ketika bisnis ayahnya menurun. Saat berusia 16 tahun, ia sudah mengajar di sebuah sekolah yang berada di Riding of Yorkshie Barat. Ia memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca. 

George membaca jurnal matetika di Lincoln Mechanics Institute. Ia juga membaca Isaac Newton Principia, Pierre-Simon Laplace Traite de mécanique céleste, dan Joseph-Louis Lagrange Mécanique analytique dan belajar untuk memecahkan masalah-masalah dalam aljabar.

George belajar mengenai kalkulus lebih dalam melalui buku matematika yang diberikan oleh teman kenalannya ketika ia berpatisipasi di Lincoln Mechanics Institute yang didirikan pada tahun 1833, yaitu bernama Sir Edward Bromhead. Ia juga mendapat teks kalkulus karya Sylvestre Francois Lacroix yang didapatkan dari George Stevens Dickson dari St Swithin Lincoln.

Saat berusia 20 tahun George Boolean mendirikan sebuah sekolah di Lincoln. Saat berusia 24 tahun ia mengambil alih Hall's Academy di Waddington. Akademi tersebut ia dapatlan ketika Robert Hall yang pada saat itu berstatus pemiliknya meninggal dunia.

Pada tahun 1841, ia menemukan Invarian Teori, cabang baru matematika. Teori matematika ini adalah sumber inspirasi bagi Albert Einstein. Pada tahun 1844, ia membahas mengenai metode gabungan aljabar dan kalkulus melalui kertas di Transaksi Filosofis dari Royal Society.

Pada tahun 1849, ia bekerja sebagai profesor matematika di Queen College, Cork di Irlandia. Pada tahun 1854, ia bekerja pada aljabar logika yang lebih dikenal sebagai aljabar boolean. Pada tahun yang sama ia memperkenalkan metode simbolik umum inferensi logis melalui Laws of Thought.

George menikah dengan Mary Everest pada tahun 1855. Dari pernikahan tersebut mereka mempunyai lima orang anak perempuan yang diberi nama, Mary Lucy, Magaret, Alicia, Lucy Everest, dan Ethel Lilian. Pada tahun 1847 ia ikut serta dalam membangun sebuah building society.

Alicia Boole salah satu anak perempuannya menjadi seorang ahli matematika. Sementara saudaranya Everest Boole menjadi seorang profesor wanita pertama dalam bidang kimia di Inggris. Selain ayahnya anaknya juga berprestasi.

George dianugerahi Keith Medal oleh Royal Society of Edinburgh pada tahun 1855 dan terpilih sebagai Fellow dari Royal Society pada tahun 1857. Ia juga menerima gelar kehormatan dari LL.D. dari University of Dublin dan Universitas Oxford.

George salah satu ahli matematika modern yang paling berpengaruh penting dalam sejarah dunia kalkulus. Beliau juga yang meletakan pondasi dasar bagi era informasi. Berkat kontribusi George dalam matematika benar ­benar efektif dalam membantu merancang komputer digital dan sirkuit elektronik. 


2 Agustus 2013

Ken Kutaragi Pencipta PlayStation


Ken Kutaragi adalah seorang CEO dari Sony Computer Entertainment (SCEI) yang merupakan divisi video game Sony Corporation yang berbasis di Tokyo, Jepang. Ia merupakan penemu mesin console game PlayStation yang saat ini menjadi sebuah game console terpopuler di dunia.

Ken Kutaragi lahir pada tanggal 8 Agustus 1950 di Kota Tokyo, Jepang. Ia dilahirkan dalam keluarga yang tergolong biasa saja, keluarganya hanya mengelola bisnis sebuah pabrik percetakan di kota tersebut. Sejak kecil ia sudah mengembangkan kemampuan mekaniknya di pabrik tersebut.

Waktu kecil ia dikenal sebagai anak yang rajin dan pintar, saat disekolah ia digambarkan sebagai murid yang selalu mendapatkan nilai 100. Ia juga dikenal sebagai anak yang suka mengutak-atik barang mekanik, ia suka membuka mainan miliknya dan melihat bagaimana mainan itu bekerja.

Berawal dari sifat ingin tahunya tersebut, akhirnya membawa ketertarikan pada elektronika hingga dewasa, dengan alasan itu pula ia belajar dan lulus dari Denki Tsushin University mengambil jurusan elektronika. Setelah lulus dari Denki Tsunin University, ia bekerja di Sony. 

Ken Kutaragi dikenal sebagai problem solved yang sangat bagus. Ia mendapatkan reputasi yang baik sebagai pemecah masalah, proyek-proyek Sony yang ditanganinya berhasil, termasuk proyek penciptaan Liquid Crystal Plays (LCDs) serta kamera digital yang membawa kesuksesan pada Sony.


Membuat Console Game

Ken Kutaragi mulai tertarik untuk menciptakan console permainan berawal pada akhir 1980-an, saat ia sedang melihat puterinya sedang memainkan sebuah Famicom milik Nintendo. Nalurinya mencium potensi bisnis video games tersebut hingga membuatnya memiliki sebuah ide untuk membuat console game sendiri. Sayang, saat itu eksekutif Sony kurang tertarik. Semangat-nya yang kuat untuk menciptakan video game akhirnya gagal.

Ide gemilang dari Ken Kutaragi untuk mencipakan sebuah console game terdengar oleh Nintendo, sebuah perusahaan console permainan yang berdiri pada tanggal 23 September 1889 di Kota Kyoto, Jepang yang saat ini menjadi pesaing Sony.

Kebetulan dengan kesempatan Nintendo yang menginginkan bantuan Sony untuk membuat wave-table sound chip untuk SNES, Kutaragi langsung menerimanya. Walaupun telah bekerja sama dengan Nintendo, Sony masih memandang rendah video game.

Nintendo memintanya untuk menciptakan sebuah chip. Diam-diam, Kutaragi mengerjakan proyek rahasia untuk Nintendo. Didesainnya chip SPC700. Sayang, pihak Sony mencium hasil kerja itu. Kutaragi nyaris dipecat, seandainya CEO Sony, Norio Ohga, tidak turun tangan. Ia bahkan meminta Kutaragi menyelesaikan tugas sampingannya itu.

Ken Kutaragi terus meminta Sony untuk membiayai riset pembuatan Super NES CD, teknologi yang diaplikasi untuk PlayStation. Saat ambisi itu diragukan kalangan eksukutif Sony, sekali lagi Norio Ohga mendukungnya. Pada tahun 1990-an, akhirnya Sony secara resmi meluncurkan produk PlayStation.

Tidak perlu waktu lama, PlayStation segera terkenal dan mendatangkan banyak finansial untuk Sony. Hingga 18 Mei 2004, Sony telah memproduksi 100 juta PS. Tidak disangka meskipun bersaing dengan Nintendo dan SEGA yang sudah populer di Industri Video Game, Sony sukses dengan console milik mereka. Keberhasilan tersebut yang menjadikan Kutaragi presiden Sony Computer Entertainment pada tahun 1997.

Pada 30 November 2006, Ken Kutaragi digantikan oleh Kaz Hirai sebagai Presiden Sony Computer Entertainment. Ken sendiri dipromosikan sebagai ketua SCEI dan tetap menjadi CEO grup tersebut. Pada 26 April 2007, Ken dikabarkan akan pensiun. Akhirnya, dia diberikan jabatan sebagai Honorary Chairman. Pengganti Ken adalah presiden SCEI dan CEO saat ini, Kaz Hirai.

29 Juni 2011 setelah perombakan manajemen Sony, Ken diumumkan mundur dari jabatan sebagai Honorary Chairman pada 28 Juni. Meski mundur, dia tetap berada di Sony sebagai penasihat teknologi senior.

Saat ini, Ken Kutaragi yang pernah menjadi profesor tamu di Ritsumeikan University ini adalah presiden dan CEO Cyber Al Entertainment Inc. Dia juga menjadi anggota dewan Kadokawa Group Holdings, Inc., Nojima Corporation, dan Rakuten, Inc.


19 Juli 2013

Howard Schultz Ceo Starbucks


Howard Schultz adalah seorang pebisnis yang berasal dari Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai ketua dan CEO Starbucks, sebuah perusahaan kedai kopi yang terkenal di dunia, dan juga dikenal sebagai salah satu bisnis kedai kopi waralaba terbesar di dunia. Howard juga mantan pemilik Seattle SuperSonics. Howard juga mendirikan Maveron, sebuah perusahaan investasi, pada tahun 1998 bersama Dan Levitan.


Biografi Howard Schultz

Howard Schultz lahir pada tanggal 19 Juli 1953 di Brooklyn, New York. Howard Schultz merupakan putra dari mantan tentara Angkatan Darat AS dan kemudian menjadi sopir truk, Fred Schultz dan istrinya, Elaine. Bersama adik perempuannya, Ronnie, dan adik laki-lakinya, Michael, ia dibesarkan di Canarsie Bayview Houses milik New York City Housing Authority. Karena keluarga Howard miskin, ia melihat peluang dalam bidang olahraga seperti bisbol, sepak bola, dan basket.

Masa kecil Howard dihabiskan di lingkungan rumahnya dimana penduduknya masih bersifat sederhana dan berpenghasilan rendah. Di lingkungan tersebut juga tidak mempunyai apa-apa, kecuali sebuah lapangan basket. Sebagian besar penduduknya miskin, sehingga anak-anak diwilayah itu dituntut untuk ikut bekerja keras membantu kehidupan keluarganya. 

Saat itu Howard kecil sadar bahwa sangat sulit bagi dia untuk keluar dari kemiskinan yang diderita oleh keluarganya. Akan tetapi impiannya untuk berhasil lebih kuat, ia ingin merubah kehidupan keluarganya agar menjadi lebih baik dari kondisi yang dialaminya pada saat itu.

Howards Schultz bersekolah di Canarsie High School dan lulus pada tahun 1971. Di SMA, Howard ia unggul di bidang olahraga, ia mendapat nilai tinggi dalam pelajaran olahraga dan mendapatkan beasiswa atletik ke Northern Michigan University, orang pertama di keluarganya yang masuk perguruan tinggi. Ia pernah menjadi anggota Tau Kappa Epsilon, Howard mendapat gelar sarjananya dalam bidang Komunikasi tahun 1975. 

Ia menikah dengan Sheri Kersch Schultz dari pernikahan tersebut mereka memiliki dua orang anak, yang bernama Jordan dan Addison.

Setelah lulus kuliah dari Northern Michigan University, Howard Schultz bekerja sebagai Sales Manager di Xerox selama tiga tahun. Selanjutnya dia bekerja di sebuah perusahaan Swedia, Hamamaplast. Di sana ia menjual berbagai macam peralatan rumah tangga, termasuk memasarkan mesin pembuat kopi. 

Pada tahun 1981, ketika ia pergi dari New York ke Seattle untuk memeriksa sebuah toko biji kopi yang sangat populer, Starbucks. Ia sadar bahwa ada sebuah kedai kopi di Seattle yang selalu membeli kopi mesin pembuat espresso dari kantornya yang bernama Starbucks. Starbucks sering memesan benda khusus pembuat kopi dari Hammarplast tempat ia bekerja.

Starbucks adalah sebuah perusahaan kopi yang berasal dari Amerika sekaligus kedai kopi yang pusatnya berada di Seattle, Washington. Starbuck didirikan pada tahun 1971, oleh tiga orang. Mereka adalah seorang guru bahasa inggris bernama Jerry Baldwin, Guru sejarah bernama Zev Siegl, dan Seorang penulis bernama Gordon Bowker. Ketiganya adalah pecinta kopi dan ingin membagi pengalaman mereka tentang kopi dengan membuka sebuah kedai kopi kecil.

Nama “Starbucks” sendiri diambil dari nama salah satu tokoh dalam novel “Moby-Dick” karangan Herman Melville. Sesosok monster duyung yang memiliki sepasang ekor dalam mitologi Yunani yang dijadikan logo oleh perusahaan tersebut. Logo itu menggambarkan kalau kopi yang disajikan Starbucks didatangkan dari berbagai wilayah dipenjuru dunia. Logo pertama Starbuck terdapat di kedai pertamanya di Seattle.

Ia mencoba meminum kopi buatan Starbucks, Howard langsung jatuh hati dengan cita rasanya yang jauh lebih nikmat dibanding kopi manapun yang pernah ia coba. Ia juga terkesan dengan dedikasi pemilik untuk mendidik masyarakat tentang keajaiban cita rasa kopi.Tidak hanya itu, ketika Howard bertemu dengan founder dari Starbuck dia melihat dan kagum oleh semangatnya dalam membuat kopi yang nikmat. Howard mengingat saat pertama kali ia datang ke Starbuck dan berkata: “Ya Tuhan, Ini benar-benar bisnis yang bagus, kotanya pun sangat indah!. Aku ingin menjadi bagian dari semua ini”.

Hal inilah yang membuat antusias Howard, untuk segera melamar kerja di Starbucks. Butuh waktu satu tahun bagi Howard untuk dapat bekerja di sana, ia direkrut sebagai seorang manager retail operations dan marketing. Ia pun segera dekat dengan Jerry baldwin. Sayang, hal itu kurang berlaku dengan Gordon Bowker dan Steve, seorang investor Starbucks baru. Howard tetap berusaha beradaptasi dan mencoba mengenalkan pembaruan untuk membesarkan Starbucks.

Pada tahun 1983 saat dalam perjalanan untuk berbelanja kopi di Milan, Italia. Howard tertarik melihat salah satu kedai kopi dengan konsep Cafe di Italia, yang ia kunjungi disana yang membuatnya mempunyai ide cemerlang, yaitu merubah Starbucks tidak hanya sebagai kedai kopi, namun menjadi tempat orang atau komunitas berkumpul dan bersosialisasi, kemudian ia berusaha meyakinkan Baldwin kalau perusahaan mampu membuka kedai kopi lebih banyak lagi, namun ide itu ditolak oleh Baldwin karena ia merasa hal itu akan mengakibatkan hilangnya ciri khas Starbucks yang sebenarnya. Tetapi Howard tetap berusaha dan mencoba mengenalkan pembaruan untuk membesarkan Starbucks.


Keluar dari Starbucks dan Membuat Kedai Kopi II Giornale

Howard merasa para pendiri Starbucks adalah orang-orang dengan pemikiran tidak maju dan tradisional yang menganggap kopi sejatinya dibuat “rumahan”. Namun ide membuat kedai kopi agar lebih dikenal luas dipercaya Howard akan mendatangkan lebih banyak keuntungan, hingga akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dari Starbucks dan mulai membuka bisnisnya yang baru.

Howard memerlukan dana 1,7 juta dollar Amerika untuk memulai bisnis barunya terebut. Para pendiri Starbucks meminjamkannya setengah dan sisanya ia pinjam di Bank. Pada April 1986, Howard berhasil membuka Kedai Kopi di Seattle yang ia beri nama berbau Italia ‘Il Giornale’. Usaha Howard sukses dimana 300 orang berkunjung di hari pertama kedai ini buka.

Setahun kemudian, Howard mendengar kalau pemilik Starbucks ingin menjual seluruh kedai kopi, tempat penggilingan kopi beserta merk dagang mereka dikarenakan cukup kewalahan mengelola usaha yang sudah sangat besar tersebut. Starbucks dijual dengan harga 4 juta US Dollar, mengetahui hal tersebut Howard lalu meminta pinjaman kredit dan berusaha meyakinkan para kreditor. Ketiga pendiri Starbucks akhirnya menjual usaha mereka itu kepada Howard Schultz dan menjadikannya pemilik satu-satunya sekaligus sebagai Manager di Starbucks.

Starbucks saat itu sudah menyediakan Bar Counter di setiap kedai kopinya dengan seorang Barista (Ahli Pembuat Kopi) yang bertugas untuk menghaluskan biji kopi, meracik dan menyajikan kopi segar. Barista juga harus menghafal nama, kebiasaan dan minat para pelanggan. 

Ketika Howard pertama kali berkunjung ke Italia, dia kagum dengan kedai kopi disana khususnya pada teknik penyajian kopi oleh para Barista dimana mereka mampu menuang espresso dengan satu tangan sementara tangan yang lain bekerja mengaduk Cream, dan menemani pelanggan mengobrol diwaktu yang bersamaan.

Dua tahun kemudian, untuk kedua kalinya Howard berangkat ke Italia. Dia pulang tidak hanya membawa beberapa foto dan menu resep tapi juga ia membawa video dokumentasi para Barista dari Italia. Video tersebut kemudian ia jadikan materi latihan bagi para staffnya, dan inilah yng menjadi kunci sukses dari Starbucks di hingga saat ini.

Pada tahun 1992 ia berhasil membuka gerai lebih banyak lagi. Dia memulainya dari New England, sekalgus di Boston dan Chicago dan sampai ke California. Dalam bisnisnya Howard mengadopsi sistem waralaba (franchise) yang sebelumnya sudah diterapkan di McDonalds dan segera memulai membangun bisnisnya dengan semangat untuk lebih memajukan Starbucks.

Dengan bertambahnya gerai Starbucks, Howard sangat berhati-hati dalam pemasaran produknya. Howard memperkuat produknya dalam hal kuantitas, kualitas, dan publisitas. Slogan iklan yag dibuat pun mudah diingat, yaitu senyum akan muncul saat menikmati kopi yang penuh cita rasa ini dan Howard memastikan kalau iklan tersebut tidak berbeda dengan realita yang sebenarnya di dalam Starbucks.

Pada tahun 1992, Howard membawa Starbucks menjadi perusahaan publik. Hingga Juni 1992, ia memasang saham Starbucks di New York Stock Exchange di harga 14 dollar Amerika per lembar, dan harga sahamnya naik menjadi 33 dollar Amerika.

Popularitas Starbucks tidak hanya menginspirasi para pelanggannya tapi juga kompetitor lainnya. Kedai kopi sejenis tiba-tiba bermunculan diseluruh penjuru kota dengan harga yang relatif murah. Bahkan restoran fast-food ikut-ikutan menyediakan menu “Espresso” untuk memikat para pelanggannya. Menghadapi kondisi itu, Starbucks tetap mempertahankan prinsip utama mereka, yaitu Romantisme, kemewahan yang terjangkau, Ketenangan, dan informalitas.

Akhirnya disadari jika ingin menerapkan prinsip tersebut, Starbucks harus merubah landasan disemua konsep pengembangan jaringan mereka. Konsep Cafe Italia yang menjadi model dasar cafe Starbucks dirasa sudah tidak sesuai lagi dengan gaya hidup warga Amerika. Melakukan perubahan yang cukup besar, tempat cafe dirombak total, kursi bar yang tinggi diganti dengan kursi dan meja yang nyaman. Dibuatnya tempat khusus dan tertutup di Starbucks yang berhasil memancing pengunjung melaksanakan meeting disana.

Popularitas Starbucks langsung tersebar luas, namun ada sedikit masalah. Tingkat penjualan yang tinggi, menyebabkan sulitnya mempertahankan kualitas produk dengan banyaknya macam menu yang disediakan. Perusahaan lalu mencari metode baru bagaimana agar ekstrak kopi yang mereka hasilkan tetap berkualitas baik saat dikemas menjadi kopi instant. Para ahli Starbucks berhasil menjaga rasa kopi instant tetap natural disaat yang tepat. Hal itu berdampak pada peningkatan penjualan yang sangat besar.


Starbuck Go Internasional

Pada tahun 1996, Howard, memutuskan sudah waktunya bagi Starbucks untuk ekspansi ke luar Amerika. Mereka lalu membuka Cabang pertamanya di Jepang, kemudian berlanjut di Singapura, Korea, Taiwan, Inggris, Belanda, Swedia, dan Israel. Hingga April 2000, sudah dibuka lebih dari 2.400 cabang Starbucks di Amerika Serikat dan 350 cabang di seluruh Eropa, Asia, Timur Tengah, dan Kanada. 

Pada April 2000, saat Howard berusia 46 tahun, menyerahkan jabatannya ke Executive Director CEO Starbucks, Orin C. Smith, sementara itu ia ingin fokus pada ekspansi usaha ke dunia Internasional. Dia bahkan punya target sendiri, yaitu membuka 1200 cabang baru diawal 2001. Kondisi keuangan Starbucks meningkat sangat pesat, selama satu dekade , dan mereka terus berkembang pesat.

Pada akhir 2005, Howard mengumumkan Starbucks akan melakukan ekspansi hingga sepuluh ribu cabang. Howard menambahkan kalau mereka harus berkembang cepat, karena para kompetitor sudah mulai memasuki pangsa pasar mereka. 

Starbucks mulai membuat ide baru. Howard Schultz mulai membuat menu makanan Fast-Food, yang dimulai dengan memasukkan hidangan makanan ringan seperti Sandwitch dalam menu Starbucks. Uniknya ide tersebut muncul dari kegagalan mereka membaca pasar yang ada di Cina dan Taiwan. Akhirnya, semua cabang Starbucks diseluruh dunia menerapkan konsep tersebut, mulailah setiap kedai Starbucks menyajikan Roti, Snack, Sandwich dan makanan lainnya dalam menu mereka.

Howard melihat kalau Starbucks sudah sukses dan stabil, faktor inilah yang membuat ia memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis olahraga dengan membeli NBA Seattle, Supersonic, sebuah tim bola Basket terkenal dan untuk sementara meninggalkan posisi Direct Management di Starbucks. Dan menyerahkan jabatannya kepada Orin C. Smith.

Pada tahun 2008 krisis ekonomi melanda Starbucks, sehingga diawal tahun itu, Howard kembali memimpin Starbucks demi mempertahankan perusahaan. Untuk menyelamatkan Starbucks, Howard harus melakukan sesuatu dengan mengurangi pengeluaran perusahaan. Kemudian ia menutup 600 cafe ditahun 2008 dan menutup 300 cafe lagi ditahun 2009. Saat ini perusahaan berfokus pada upaya melewati krisis ekonomi dan perbaikan layanan.


13 Juni 2013

Leonard Kleinrock Penemu Internet


Loenard Kleinrock adalah seorang ilmuwan yang terkenal di dunia, penemuannya sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia saat ini. Penemuannya adalah sebuah teknologi Internet. Penemuannya tersebut mempermudah aktivitas manusia dalam berkomunikasi dan mencari informasi, semua itu sangat benar-benar bermanfaat dan dibutuhkan bagi kehidupan manusia pada saat ini.

Leonard Kleinrock lahir pada tanggal 13 Juni 1934 di kota New York, Amerika Serikat. Ia memiliki ketertarikan yang cukup besar dalam dunia teknologi. Ketertarikannya tersebut membawanya masuk ke salah satu sekolah yang ada di Amerika Serikat, yang fokus dalam dunia teknologi, yaitu Bronx High School of Science pada tahun 1951. 

Di sekolah tersebut, Leonard Kleinrock mengasah bakatnya dalam dalam bidang teknologi, tidak jarang ia sering melakukan percobaan-percobaan pada jaringan komputer yang terdapat pada sekolahnya tersebut hanya untuk mengasah bakatnya.

Lulus dari Bronx High School of Science, Leonard Klienrock melanjutkan studinya di City College of New York, ia mengambil jurusan Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. Pada tahun 1957, ia menerima gelar Sarjana Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dari City College of New York.

Pada tahun 1959 dan tahun 1961, Leonard Klienrock membuat sebuah makalah yang berisi merupakan pertukaran paket dalam kaitannya dengan paket teknologi.

Setelah lulus dari City College of New York, Leonard Klienrock melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu program master. Ia masuk ke Institut Teknologi Massachusetts dengan mengambil bidang yang sama dengan sebelumnya, yaitu Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. Pada tahun 1963, ia berhasil lulus dan menerima gelar master dan doktor (Ph.D.).


Menemukan Internet

Setelah menyelesaikan kuliahnya , Leonard Kleinrock bergabung dalam jajaran pengajar di Universitas California Los Angeles (UCLA). Di sana ia ketertarikannya pada sistem jaringan komputer semakin terasa. Di sana ia menjadi profesor ilmu komputer pada jurusan Teknik dan Sains Terapan. Dari tempat inilah penemuan terbesarnya Internet lahir.

Leonard Kleinrock sudah memulai menemukan dan mengembangkan internet pada saat ia masih kuliah. Tepatnya saat ia sedang menjalani program masternya di Institut Teknologi Massachusetts. Ia menulisnya dalam sebuah makalah tentang ilmu jaringan komputer yang pada akhirnya makalah tersebut menjadi konsep dasar dari internet.

Dalam makalah tersebut ia memaparkan tentang kemungkinan adanya pertukaran paker data antara satu perangkat komputer ke komputer yang lain melalui sebuah jaringan besar yang bersifat global. Pada saat itu ia masih belum menemukan tekniknya, tapi saat ia masuk ke UCLA barulah ia berhasil menemukan teknik pemecahan paket data digital yang bisa dikirimkan lewat sebuah jaringan komputer.

Arpanet adalah jaringan komputer yang dibuat oleh Advanced Research Project Agency (ARPA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, yang difungsikan sebagai sarana percobaan teknologi jaringan komputer terbaru pada zamannya.

Pesan pertama Arpanet dikirim oleh UCLA, mahasiswa programer Charley Kline, pada tanggal 29 Oktober 1969. Ia dibimbing oleh Leonard Kleinrock melakukan transmisi pertama menggunakan teknologi jaringan yang diberi nama Internet.

Pada saat itu, mereka sedang melakukan sebuah transmisi dari UCLA ke Stanford Research Institute yang juga merupakan tempat pengembangan program Arpanet. Pada awalnya ia berencana untuk mengirim transmisi sebuah kata, yaitu "LOGIN", namun sambungan ini hilang tepat sebelum huruf "G", jadi hanya 2 huruf yang terkirim, yaitu "LO", yang muncul pada layar di Standord Research Institute, dengan jarak 314 mil.

Walau percobaan pertama tersebut masih gagal, tapi Leonard Kleinrock senang karena ia telah berhasil melakukan transmisi jarak jauh lewat jaringan komputer pertama kali di dunia. Semenjak setelah dilakukan percobaan pertama tersebut, pengembangan Arpanet semakin dioptimalkan bahkan mendapatkan tanggapan luar biasa dari pemerintah lewat sebuah program, yaitu National Center for Supercomputing Applications (NCSA). Pada tahun 1988, Leonard Kleinrock menjadi ketua kelompok jaringan Penelitian Nasional untuk Kongres AS. 

Leonard Kleinrock berhasil mendapatkan beberapa penghargaan atas dedikasinya terhadap dunia internet. Pada tanggal 29 September 2008, ia menerima penghargaanNasional of Sciense, sebuah kehormatan ilmiah bangsa dari Presiden George W.Bush di Gedung Putih dan juga mendapatkan penghargaan The 2007 National Medal of Scienceatas teori matematika jaringan data modern, dan spesifikasi fungsional switching paket.


14 Maret 2013

Albert Einstein Ilmuwan Fisika


Albert Einstein adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dan sangat terkenal dalam abad ke-20. Beliau mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. 

Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika atas pengabdiannya terhadap ilmu Fisika teoritis yang mengembangkan teori umum relativity pada tahun 1921. Salah satu rumus yang paling terkenal dan membuatnya banyak dikenal orang adalah rumus Teori Relativitas yaitu E=mc².


Kehidupan Keluarga dan Masa Kecil 

Albert Einstein lahir di Ulm, Kerajaan Wuttemberg, Jerman pada tanggal 14 Maret 1879. Ayah Albert Einstein bernama Hermann Einstein dan Ibunya bernama Pauline mereka berdua menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga Einstein termasuk keluarga keturunan Yahudi. Ayahnya hanya bekerja sebagai penjaja ranjang bulu yang kemudian beralih pekerjaan menjadi ahli elektrokimia. Keluarga yang dimiliki oleh Einstein sangatlah konsen terhadap pendidikan anaknya terutama dibidang sains dan musik.

Keluarga Einstein menyekolahkannya di sekolah Katholik dan atas keinginan dari ibunya dia diberi pelajaran bermain musik karena keluarga dari Einstein suka dengan musik. Saat berusia 5 tahun, ayahnya menunjukkan sebuah benda kompas kantung kepada Einstein, dan Einstein melihat bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini bereaksi terhadap jarum di dalam kompas tersebut, dia menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menyenangkan dalam hidupnya, dan dari situlah perkenalan Albert Einstein terhadap sains terus ditingkatkan. 

Albert Einstein memiliki sifat pendiam dan tidak suka bermain dengan teman-temannya. Selain bersekolah dan menggeluti sains, kegiatan Einstein hanyalah bermain musik bersama dengan ibunya memainkan karya-karya Mozart dan Bethoveen.

Albert Einstein dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.

Albert Einstein mengalami kesulitan saat mengikuti mata pelajaran di sekolahnya terutama dalam bidang berhitung dan ilmu alam. Albert Einstein dianggap murid yang terbelakang di sekolahnya. Hal ini dikarenakan kepribadiannya yang introvet dan pemalu, namun setelah diteliti otaknya saat ia meninggal dunia, hal ini dikarenakan struktur otaknya yang tidak biasa dari umumnya orang. Einstein memiliki kecenderungan berfikir dengan olah pikirnya sendiri sedangkan pelajaran sekolah menyuruh murid untuk berfikir dengan cara orang lain yaitu gurunya, hal inilah yang membuat Einstein kesulitan mengikuti alur belajar di sekolah.

Dua pamannya pada saat itu ikut aktif membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Saat Einstein berusia 15 tahun, yaitu tahun 1984, keadaan ekonomi keluarganya mengalami kemunduran karena usaha ayahnya dibidang elektronika mengalami kebangkrutan. Hal tersebut membuat Einstein dan keluarganya pindah ke Pavia, Milan-Italia. Einstein tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolahnya, dan menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. 

Albert Einstein masuk ke Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich). namun ia gagal saat tes. Pada tahun berikutnya dia dikirim oleh keluarganya ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein tercatat beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule.

Pada tahun 1896 saat Einstein berumur 17 tahun, ia memutuskan untuk melepas kewarganegaraan dan memilih untuk tidak punya warga negara karena kecewa dengan pemerintahan Jerman yang anti Yahudi pada saat itu. Ini juga didukung bahwa sepeninggal Einstein dari Jerman, Nazi yang terkenal anti Yahudi menguasai Jerman dan memusuhi orang Yahudi.


Albert Einstein dan Mileva Maric 

Saat menimba ilmu di Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich), Albert Einstein berkenalan dengan seorang wanita berkebangsaan Serbia yang juga merupakan teman kelasnya yang ahli matematikawan yang bernama Mileva Maric. 

Selama masa 1901, Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap dunia sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Einstein jatuh cinta kepada Mileva, dan akhirnya mereka berdua menjalin hubungan asmara. Mereka memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir pada bulan Januari 1902, namun Lieserl Einstein pada saat itu dianggap tidak sah karena orang tuanya tidak menikah.

Akhirnya Einstein dan Mileva menikah pada 6 Januari 1903. Dari pernikahan tersebut mereka dianugerahi anak lagi yang bernama Hans Albert Einstein yang lahir pada tanggal 14 Mei 1904.


Masa Dewasa, Karya, dan Kerja 

Setelah Einstein lulus dari Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich), ia memutuskan untuk mencari pekerjaan yang berkenaan dengan pengajaran atau penelitian di almamaternya namun selalu ditolak dikarenakan sifat Einstein yang terburu-buru dalam bekerja. Saat masih kuliah Eistein sering membuat professor pembimbingnya marah karena sifatnya tersebut sehingga ini mempunyai penilaian yang buruk bagi dirinya.

Ayah dari seorang temannya di kelas menolong Einstein kemudian dipromosikan untuk bekerja di Kantor Paten Swiss sebagai asisten teknik pemeriksa pada tahun 1902. Einstein bertugas sebagai menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Ia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.

Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi paten penemu untuk alat-alat yang membutuhkan pengetahuan di bidang fisika. Einstein juga membantu sang calon pemilik hak paten untuk memperbaiki desain dan cara kerja alat yang diajukan agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien.

Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen" (On a new determination of molecular dimensions) pada tahun 1905 dari Universitas Zurich.

Pada tahun yang sama ia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel.

Dari artikelnya tersebut Einstein mendapat hadiah Nobel untuk thesisnya tentang Efek Fotolistrik, namun begitu banyak ilmuwan yang menganggap bahwa tidak hanya thesis tentang Efek Foto Listrik saja yang berhak mendapat Penghargaan Nobel akan tetapi thesisnya yang lain juga seharusnya pantas mendapat hadiah Nobel. Artikel-artikelnya ini yang kemudian menjadi dasar bagi fisika modern.

Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.

Karena para ilmuwan beranggapan Einstein telah berhasil menjembatani antara teori dengan prakteknya serta Einstein bisa menjelaskan hasil eksperimen yang sebelumnya sangat membingungkan ilmuwan selama tahun sebelumnya. Albert Einstein kemudian menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik” yaitu organisasi Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi.


Teori Brownian 

Di artikel pertamanya pada tahun 1905 bernama "On the Motion-Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat-of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian.

Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial.


Teori Relativitas 

Pada Teori Relativitas Khusus ini menerangkan bahwa jika suatu benda yang bermassa m diberi kecepatan cahaya pangkat dua maka akan dapat menghasilkan energi yang begitu besar. Dengan kata lain 1 gram massa dapat menghasilkan energi untuk memasok kebutuhan listrik sebesar 2700000 watt selama setahun penuh.

Einstein menulis tentang Teori Relativitas Khusus yang dikemudian hari menjadi terkenal dengan rumusnya E=mc². Dimana E adalah Potensi energi yang dihasilkan. M adalah massa suatu benda dan C adalah kecepatan cahaya di ruang hampa (c>>300 ribu kilo meter per detik). 

E = mc²

Paper Einstein tentang Teori Relativitas Khusus ini kemudian dimuat di Annalen der Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Kerper (Elektrodinamika benda bergerak). Dan dari situlah nama Albert Einstein kemudian mulai terkenal.

Einstein banyak menyerahkan paper-paper nya pada “Annalen der Physik” yang kemudian di tahun 1995 bertepatan dengan perayaan 100 tahun Albert Einstein, seluruh papernya di tahun 1905 dipublikasikan ke publik. Dan tahun 1995 diperingati sebagai Tahun Fisika.


Meninggal Dunia 

Pada 17 April 1955, Albert Einstein mengalami pendarahan internal yang disebabkan oleh pecahnya suatu aneurisma aorta perut, yang sebelumnya telah dilakukan pembedahan oleh Dr Rudolph Nissen pada tahun 1948. Saat ia mengambil konsep pidato, ia sedang mempersiapkan untuk penampilan televisi memperingati ulang tahun Negara Israel ketujuh dengan kondisi di rumah sakit, tapi dia tidak hidup cukup lama untuk menyelesaikannya. Einstein menolak operasi, mengatakan: "Saya ingin pergi ketika saya ingin. Hambar untuk memperpanjang hidup artifisial. Saya telah melakukan bagian saya, sekarang saatnya untuk pergi, aku akan melakukannya dengan elegan..." .

Dia meninggal di Rumah Sakit Princeton, pagi, pada saat berusia 76, setelah terus bekerja sampai mendekati akhir. Selama autopsi, ahli patologi dari Rumah Sakit Princeton, Thomas Stoltz Harvey, menghapus otak Einstein untuk pengawetan tanpa izin dari keluarganya, dengan harapan bahwa ilmu saraf masa depan akan mampu menemukan apa yang membuat Einstein begitu cerdas. Einstein tetap dikremasi dan abunya tersebar di sebuah lokasi yang dirahasiakan.


Albert Einstein/Quotes 

Imagination is more important than knowledge.

The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing.

Anyone who has never made a mistake has never tried anything new.

Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value.

Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I'm not sure about the universe.

Science without religion is lame, religion without science is blind.

No problem can be solved from the same level of consciousness that created it.

Everything should be made as simple as possible, but not simpler.

The most beautiful thing we can experience is the mysterious. It is the source of all true art and science.

I have no special talents. I am only passionately curious.